Ekonomi Indonesia Perlu Bergeser ke Berbasis Pengetahuan

Selasa, 28 Mei 2024, 00:00 WIB

DEPOK - Ekonomi nasional harus beranjak dan bergeser dari ekonomi sumber daya alam menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Untuk itu, ke depannya, Indonesia secara konsisten harus melakukan investasi dalam bidang pendidikan, teknologi, dan sumber daya manusia agar bisa produktif sehingga mampu melakukan transformasi.

"Ekonomi yang basisnya adalah modal manusia, teknologinya, maupun inovasinya," kata Guru Besar Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI), Bambang Shergi Laksmono, di Depok, Senin (27/5).

Ket. Foto: Petugas mengoperasikan pesawat drone menyemprotkan pestisida di lahan pertanian Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/YUSUF NUGROHO

Seperti dikutip dari Antara, Bambang mengatakan dibutuhkan intelektual organisasi kebangsaan yang berjiwa cinta bangsa bertanggung jawab pada masa depan negara.

Saat ini, banyak perhatian tersita pikirannya oleh krisis, padahal untuk mengatasi krisis ini memerlukan transformasi jangka panjang. Oleh karena itu, hal ini perlu dipikirkan oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan dan kewenangan.

Dalam menumbuhkan jiwa yang cinta terhadap bangsa, Bambang menyampaikan rakyat harus ikhlas dengan banyak pengorbanan. Negeri ini merdeka karena ada pengorbanan.

Ketika orang lupa terhadap pengorbanan maka negeri ini akan rapuh. Selama semua pihak rela ikhlas memberi manfaat pada lingkungan maka negara akan selamat. Mindset cinta dan pengorbanan ini penting untuk ditanamkan dalam diri masyarakat Indonesia.

Semangat Bangkit

Dia mengatakan perayaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi momentum untuk menyatukan semangat bangkit menuju Indonesia Emas 2045. Dalam mewujudkannya, dibutuhkan kebangkitan semangat di seluruh aspek kehidupan. Indonesia memerlukan modal manusia utamanya untuk mendorong kebangkitan dan keberlanjutannya.

"Kita perlu tekankan proses kebangkitan semua potensi yang akhirnya akan memampukan warga negara Indonesia lintas generasi. Cirinya tiga, yakni memiliki identitas kebangsaan, produktif, dan mampu membangun relasi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini Indonesia dalam proses konsolidasi demokrasi, masih banyak pekerjaan rumah yang masih belum selesai. Ini sebuah tantangan tersendiri. Intinya, kita membutuhkan orang-orang yang berkarakter sosial di dalam politik.

Politik memerlukan keseimbangan karakter dan kompetensi dalam ekonomi, politik, dan juga sosial budaya. Ia menambahkan, demokrasi perlu diisi oleh politisi yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan berjuang untuk pada kepentingan kolektif

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.