- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Giat Kembangkan E...
Tiongkok Giat Kembangkan Energi Terbarukan
Senin, 27 Mei 2024, 00:03 WIBBEIJING - Produsen otomotif Amerika Serikat (AS), Tesla, pada pekan lalu, melakukan upacara peletakan batu pertama untuk megafactory-nya di Shanghai, yang akan memproduksi baterai penyimpanan energi Megapack. Langkah itu diambil di tengah pertumbuhan pesat industri penyimpanan energi baru di Tiongkok, yang didukung oleh komitmen negara itu untuk mengembangkan ekonomi hijau dan energi terbarukan.
Saat Tiongkok berusaha keras untuk mencapai target karbon ganda, negara itu tengah giat mengembangkan ekonomi hijau dan energi terbarukan menjadi salah satu mesin penggeraknya. Pengembangan itu memicu permintaan kuat bagi industri penyimpanan energi baru.
Laporan kerja pemerintah Tiongkok tahun ini menjadikan pengembangan industri penyimpanan energi baru sebagai salah satu langkah untuk memajukan pembangunan hijau dan rendah karbon.
Penyimpanan energi baru mengacu pada teknologi penyimpanan energi selain penyimpanan pompa konvensional. Teknologi ini menawarkan keunggulan seperti masa konstruksi yang singkat, layout yang fleksibel, dan respons yang cepat.
Sistem penyimpanan energi ini mengisi daya ketika tenaga angin atau tenaga fotovoltaik menghasilkan listrik dalam jumlah besar atau ketika konsumsi daya berada di level rendah, dan menyalurkan daya dalam kondisi sebaliknya.
Sistem tersebut bisa bemperlancar output yang tidak stabil dari tenaga fotovoltaik atau tenaga angin untuk meningkatkan proporsi energi terbarukan dalam jaringan, dan berperan penting dalam penggunaan energi terbarukan secara massal.
Pertumbuhan Pesat
Sektor energi terbarukan di Tiongkok telah mempertahankan pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru dari Badan Energi Nasional Tiongkok mencatat pada kuartal pertama (Q1) tahun ini kapasitas terpasang baru untuk energi terbarukan di negara itu mencapai 63,67 juta kW.
Pencapaian itu menandai peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 34 persen. Pada periode yang sama, energi terbarukan yang dihasilkan di negara itu mencapai 687,5 miliar kWh, yang meliputi 30,7 persen dari total produksi listrik.
Peningkatan pesat untuk produksi energi terbarukan ini telah menciptakan permintaan pasar yang tinggi untuk fasilitas penyimpanan energi. Hingga akhir Q1 2024, kapasitas terpasang kumulatif dari proyek-proyek penyimpanan energi baru di Tiongkok mencapai 35,3 juta kW.
Angka itu menandai peningkatan sebesar lebih dari 12 persen dibandingkan akhir 2023 dan peningkatan sebesar 210 persen lebih secara tahunan (yoy).
Menurut laporan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Aliansi Penyimpanan Energi Tiongkok (Tiongkok Energy Storage Alliance), kapasitas terpasang baru global untuk penyimpanan energi baru mencapai rekor tertinggi, yaitu 45,6 juta kW pada 2023.
Tiongkok, Eropa, dan AS terus memimpin pasar global di sektor ini. Kapasitas terpasang baru negara-negara itu pada 2023 mencapai 88 persen dari total global, dan Tiongkok menyumbangkan hampir 50 persen di antaranya.
Saat berkomentar soal pasar energi baru di Tiongkok, Wakil Pemimpin Tesla Tao Lin mengungkapkan Tiongkok memiliki potensi pasar yang besar dan rantai industri yang lengkap.
Setelah upacara peletakan batu pertama pada Kamis, Tesla menandatangani kesepakatan dengan Shanghai Lingang Economic Development (Group) Co., Ltd., yang berarti mengamankan gelombang pertama pesanan untuk produk Megapack di Tiongkok.
Produk Megapack Tesla merupakan perangkat penyimpanan energi elektrokimia yang menggunakan baterai lithium, sebuah rute teknis yang dominan dalam industri penyimpanan energi baru saat ini. Pada 2023, sekitar 97 persen fasilitas penyimpanan energi baru di Tiongkok menggunakan baterai lithium.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Western Australia Jadi Destinasi Ideal untuk Recharge Energi di Bulan Mei
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Jakarta Perkuat Jejaring dengan Kota-kota dunia
-
Antonelli Tak Terbendung, Cetak Empat Kemenangan Beruntun dan Ukir Sejarah F1
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.