BNPB Minta Warga Kabupaten Landak Kalbar Waspada Banjir Susulan

Jumat, 24 Mei 2024, 16:28 WIB

JAKARTA - Pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga dan pemerintah daerah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), untuk meningkatkan kesiapsiagaan atas adanya potensi bencana banjir dan longsor susulan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan
bencana susulan dimungkinkan terjadi merujuk hasil prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang melaporkan Kabupaten Landak dan sekitarnya berpotensi dilanda hujan intensitas lebat, Sabtu (25/5).

"Menyikapi hal tersebut maka kami mengimbau kepada warga setempat supaya meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi banjir susulan serta longsoran di titik lainnya," kata dia.

Dalam imbauannya BNPB mengharapkan kepada warga untuk selalu memperhatikan dan mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca BMKG, serta mematuhi arahan atau panduan dari pemerintah Kabupaten Landak yang telah menerapkan Status Tanggap Darurat selama 45 hari terhitung mulai tanggal 22 Mei - 6 Juli 2024.

Bila hujan telah mengguyur lebih dari 120 menit dan jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter, maka masyarakat di pesisir sungai/lereng bukit diharapkan untuk segera berlindung atau mengevakuasi diri karena kondisi demikian membuka kemungkinan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan lainnya.

Tim Pusdalops BNPB melaporkan ada lima Kecamatan di Kabupaten Landak; Ngabang, Jelimpo, Kuala Behe, Air Besar, dan Sengah Temila yang dilanda bencana banjir disertai tanah longsor setelah diguyur hujan intensitas lebat pada Rabu (22/5).

Banjir tersebut saat ini sudah berangsur surut setelah sebelumnya menggenangi sebanyak 2.150 rumah warga dengan ketinggian muka air mencapai 1,7 meter.

Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa alam itu namun berdasarkan data sementara BNPB, setidaknya lima keluarga yang mengungsi ke posko pengungsian di Kantor Kecamatan Ngabang karena rumah mereka terdampak banjir cukup parah.

BNPB pun memastikan selain menjamin kebutuhan pokok warga terpenuhi selama masa tanggap darurat, pemerintah pun juga terus berupaya memulihkan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana banjir dan longsor tersebut.

Pemerintah Kabupaten Landak dan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit setempat telah mengerahkan sebanyak dua unit alat berat untuk membantu perbaikan sebanyak 3 unit jembatan penghubung yang rusak, dan membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Jelimpo.*

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.