Disiapkan 100 Ribu ASN 'Fresh Graduate' ke IKN
Rabu, 22 Mei 2024, 01:03 WIBDENPASAR - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sudah menyiapkan 100.000 aparatur sipil negara (ASN) formasi khusus fresh graduate untuk ditempatkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kami sudah menyiapkan formasi khusus, atas arahan Presiden, fresh graduate untuk ke IKN, kurang lebih sekarang ada 100.000 formasi yang disiapkan untuk multitasking talenta yang akan ke IKN. Jadi dia kontraknya ke IKN, tinggal tahun ini atau tahun yang akan datang," ujar Menpan RB, Abdullah Azwar Anas, di Denpasar, Bali, Selasa (21/5).
Seperti dikutip dari Antara, Azwar Anas mengatakan pemerintah telah menyiapkan beberapa skenario bukan lagi hanya berdasarkan kementeriannya, tapi berdasarkan eselon 1, eselon 2, dan eselon 3.
"Kami telah membuat beberapa skenario untuk ASN ke IKN, tentu terakhir disesuaikan dengan kesiapan hunian untuk ASN. Skenario 14 ribu ASN, skenario 11 ribu ASN, skenario 6 ribu ASN, dan terakhir skenario 3.216 ASN, nanti kami sesuaikan dengan hunian di IKN," katanya.
Azwar Anas mengatakan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemungkinan pemindahan ASN ke IKN dilakukan setelah upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024.
"Arahan Presiden Jokowi mungkin setelah upacara HUT Kemerdekaan RI. Jadi begini, 17 Agustus nanti disiapkan untuk upacara, tinggal tunggu skenarionya nanti apakah seluruhnya atau hybrid, tetapi yang pasti rencana pemindahan ASN ke IKN tidak sebelum Agustus," katanya.
Secara Bertahap
Pemindahan ASN ke IKN dilakukan secara bertahap mulai 2024 hingga 2029 melalui tiga prioritas. Pemindahan ASN dilakukan secara bersama-sama semua kementerian dengan tiga prioritas. Bukan kementerian tertentu yang pindah lebih dulu, tapi semua kementerian pindah bertahap.
Selain pemindahan ASN, untuk mengisi pegawai di IKN juga telah disiapkan berbagai rancangan, seperti rencana pengisian formasi calon pegawai negeri (CPNS) khusus IKN di tahun ini, kemudian ada kuota khusus putra-putri terbaik di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Selain itu, untuk mengisi pegawai di IKN juga akan dilakukan skema mutasi pegawai berstatus ASN dari pemda di wilayah Kaltim, namun tetap dilakukan seleksi secara terbuka untuk merekrut pegawai berkualitas.
Sebelumnya, dosen administrasi publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, Antun Mardiyanta, menyebutkan pemindahan ASN oleh pemerintah ke IKN merupakan kebijakan strategis yang sangat baik.
Antun mengatakan rencana pemindahan ASN ke IKNmenjadi rencana yang logis terkait pembentukan Ibu Kota baru yang ditetapkan dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN.
"Namun, kurangnya ruang partisipasi publik membuat kebijakan ini terlihat terburu-buru. Mengingat pembentukan kebijakan relatif singkat yaitu hanya 43 hari, membuat kebijakan strategis ini akan menjadi legacy Presiden Joko Widodo di kemudian hari," ujar Antun.
Pemindahan ASN ke IKN menjadi langkah awal untuk memulai transformasi pemerintahan menuju digital governance.
"Transformasi ini tentu akan menjadi tantangan baru bagi sebagian ASN kementerian dan lembaga yang harus pindah ke IKN. Ketidakpastian geopolitik internasional dan tantangan lainnya akan terus ada dan tidak dapat dihindari di ibukota baru ini," ucap Antun.
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 1.378 formasi dalam seleksi calon ASN pada 2024 khusus penempatan IKN.
Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Wawan Djunaedi, mengatakan Kemenpan RB memberikan formasi teknis calon ASN 2024 untuk Kemenag 13.780 orang. "Untuk IKN ini jumlahnya 10 persen dari jumlah tenaga teknis, seperti pula dengan yang ada di kementerian lain. Sepuluh persennya dari 13.780 berarti 1.378," katanya.
Wawan mengatakan Kemenag dijadwalkan akan pindah ke IKN pada gelombang ketiga pada 2025-2026. "Jadi sebelum pemindahan kantor pusat Kemenag ke IKN, rencananya ada dua opsi, mereka bisa ditempatkan di satker (satuan kerja) pusat di Jakarta atau difungsikan ke daerah terdekat," ujarnya.
- PNS
- PNS/ASN
- Aparatur Sipil Negara (ASN)
- IKN
- Pegawai Negeri Sipil
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
- Ibu Kota Nusantara
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Planet Pengembara, Objek Bebas Melayang Tanpa Mengorbit Bintang Induk
-
Kemendikdasmen Luruskan Misinformasi Terkait Guru Non-ASN Diberhentikan 2027
-
Menpan RB Sebut Integritas ASN Jadi Kunci Menjaga Kepercayaan Publik
-
Harga LPG Naik, Pemprov DKI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Atasi Dampaknya
-
Waspada Ikan Sapu-Sapu Masuk Makanan, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
-
BI dan Perguruan Tinggi Siapkan SDM
-
Impor Tertekan, Diversifikasi Pemasok BBM Jadi Kebutuhan Mendesak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.