• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Budi: Kemenkes Mulai Uji C...

Budi: Kemenkes Mulai Uji Coba Internet Starlink di 3 Fasyankes

Rabu, 22 Mei 2024, 06:55 WIB

Kementerian Kesehatan memulai uji coba teknologi internet kecepatan tinggi dari Starlink, penyedia layanan internet dari SpaceX, di tiga fasyankes, yaitu Puskesmas Pembantu (Pustu) Sumerta Kelod Denpasar, Pustu Bungbungan Klungkung, dan Puskesmas Tabarfane, Kepulauan Aru, Maluku.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (20/5), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan uji coba koneksi internet Starlink pada Minggu (19/5) telah berlangsung dengan baik. Menurut dia, berdasarkan video yang ditampilkan di layar, layanan internet Starlink membantu antarfasyankes primer di daerah terhubung dengan baik.

Ket. Foto: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. — Sumber: kemkes.go.id

Tak hanya itu, kata Budi, koneksi internet Starlink juga membantu proses pencatatan data imunisasi, skrining penyakit tidak menular (PTM), serta penimbangan balita secara digital di Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) dapat dilakukan dengan cepat.

Dia menyebut bahwa hasil uji coba tersebut membuatnya optimistis bahwa kedepannya, pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas dan pustu dapat dapat saling terhubung, sehingga layanan yang diberikan antara fasyankes di kota dan daerah terpencil dan terluar memiliki kualitas sama dengan daerah lain.

"Kita memang memiliki 10 ribu Puskesmas yang sekarang kita digitalisasi, agar layanan-layanan yang sebelumnya tidak bisa disampaikan di Puskesmas, yang sulit diakses oleh masyarakat, dengan adanya Starlink jadi bisa diakses, sehingga layanannya tidak jauh berbeda dengan wilayah perkotaan," kata Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Chief of Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji, mengatakan penguatan konektivitas internet akan membuat akses layanan kesehatan menjadi lebih inklusif, artinya dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

"Saat ini (layanan kesehatan) banyak dinikmati di wilayah perkotaan, isunya terkait akses internet, sehingga nanti masyarakat khususnya yang ada di remote area bisa menggunakan akses internet untuk mendapatkan layanan kesehatan sepertitelemedicine," kata Setiaji

Sedangkan kepala Puskesmas Tabarfane, dr Christian Sihombing, menyampaikan bahwa selama ini daerahnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan jaringan internet. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes yang telah memberikan layanan internet di puskesmas itu.

"Sebelumnya kami sangat kesulitan dalam menginput data layanan kesehatan, karena internet di sini yang sangat lambat. Oleh karena itu kami sering bepergian ke kabupaten/kota dengan jarak 200 mil yang ditempuh dengan jarak 2-3 jam menggunakanspeedboat," kata Christian.

Christian pun berharap program Starlink bagi fasyankes primer ini tidak berhenti di tengah jalan dan dapat terus berlanjut, agar mereka mampu menginput layanan kesehatan dan input data kesehatan dengan cepat. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.