Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Barito Utara miliki guru penggerak terbanyak se-Kalteng

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 16:31 WIB | Oleh:
Kabupaten Barito Utara miliki guru penggerak terbanyak se-Kalteng Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan drg Dwi Agus Setijowati memberikan nasi tumpeng kepada Kepala Dinas Pendidikan Syahmiludin A Surapati pada peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional 2024 di Muara Teweh, Senin (20/5/2024).

Muara Teweh - Kabupaten Barito Utara merupakan penghasil guru penggerak terbanyak se-Kalimantan Tengah, bukan hanya secara kuantitas tetapi juga secara kualitas, di mana pemerintah daerah memberikan kepercayaan untuk memberdayakan guru penggerak tersebut.

"Alhamdulillah pada program saat ini telah dilaksanakan tahapan-tahapan pendidikan calon guru penggerak angkatan X Kabupaten Barito Utara dengan jumlah 50 orang," kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Syahmiludin A Surapati di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, untuk kalangan pendidik, kualitas dan kemampuan sudah diakui oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng maupun UPT (Unit Pelaksana Teknis) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Di mana, katanya, ada beberapa guru di Kabupaten Barito Utara yang mendapatkan apresiasi dan diakui, baik sebagai duta teknologi Kalteng yang telah mengikuti magang di Thailand dan saat ini dengan pihak SMPN 1 melaksanakan kaji tiru di Denpasar, Bali.

"Salah satu guru kita diundang secara langsung untuk memberikan 'best practice"-nya yaitu saudaraNurika dari SMPN 9 Muara Teweh membagi banyak hal ke sekolah yang ada di Kalteng," ucap Syahmiludin.

Dia mengatakan, dinilai dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng dalam hal implementasi Kurikulum Merdeka di Barito Utara adalah termasuk yang terbaik di Provinsi Kalteng.

Sesuai data yang dirilis oleh Balai Guru Penggerak (BGP) dan BPMP Kalteng dalam rangka mencegah kegiatanbullyingatau perundungan yang ada di sekolah, Kabupaten Barito Utara dinilai cukup bagus dalam hal mengawal tidak terjadinya hal-hal yang dapat mencoreng wajah pendidikan.

"Ini ditandai di tingkat SD dan SMP sudah 100 persen terbentuk tim penanganan pencegahan kekerasan yang ada di lingkungan sekolah," demikian Syahmiludin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.