Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WWF ke-10, Subak Bali Kearifan Lokal Indonesia Merawat Air

📅 Senin, 20 Mei 2024, 10:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
WWF ke-10, Subak Bali Kearifan Lokal Indonesia Merawat Air Doc: ANTARA/Nyoman Budhiana
Ket. Seorang wisatawan mancanegara memotret pamandangan sawah di Jatiluwih, Tabanan, Bali, Jumat (18/1). Sawah seluas 303 ha di Kabupaten Tabanan itu kini diproteksi dari alih fungsi lahan sekaligus dikelola menjadi obyek wisata setelah diakuinya Subak oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia (WBD).

BALI - Sistem pengairan Subak di Provinsi Bali merupakan salah satu bentuk kearifan lokal dalam merawat air sebagai nilai budaya warisan leluhur.

"Sebagai negara dengan luas perairan yang mencapai 65 persen, Indonesia kaya kearifan lokal dalam pengelolaan air, mulai dari sepanjang garis pantai, pinggiran aliran sungai sampai tepian danau," kata Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Senin (20/5).

Ia mengatakan Indonesia memiliki nilai budaya terhadap air, salah satunya adalah sistem pengairan Subak di Bali yang dipraktikkan sejak abad ke-11 dan diakui sebagai warisan budaya dunia.

Selain itu, air bagi masyarakat adalah kemuliaan yang mengandung nilai spiritual dan budaya yang harus dikelola bersama, kata Jokowi menambahkan.

Dikatakan Jokowi, hal tersebut sejalan dengan tema besar WWF kali ini, yaitu "Air Bagi Kemakmuran Bersama" yang bisa dimaknai ke dalam tiga prinsip dasar.

Prinsip tersebut, yakni menghindari persaingan, mengedepankan pemerataan dan kerja sama inklusif, serta menyokong perdamaian dan kemakmuran bersama.

"Ketiganya bisa terwujud dengan sebuah kata kunci, yaitu kolaborasi. Di Indonesia kolaborasi telah menjadi kunci keberhasilan dalam merestorasi sungai Citarum, serta pengembangan energi hijau, solar panel terapung di Waduk Cirata yang menjadi terbesar di Asia Tenggara dan ketiga di dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.