Cegah Kecurangan, Tim Saber Pungli Kota Madiun Awasi PPDB
Rabu, 15 Mei 2024, 01:37 WIBMadiun - Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Madiun, Jawa Timur mengawasi proses pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 di wilayah setempat guna mencegah praktik kecurangan.
Ketua Tim Satgas Saber Pungli Kota Madiun Kompol Hery Dian Wahono dalam sosialisasi pencegahan pungli pada proses PPDB di aula Kecamatan Kartoharjo, Selasa, mengatakan pengawasan dilakukan pada PPDB jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Pihaknya akan menyebar petugas bhabinkamtibmas ke sekolah-sekolah untuk melakukan pendampingan dan pengawasan PPDB.
"Pengawasan ini merupakan langkah pencegahan. Jangan sampai dalam PPDB nanti ada praktik yang tidak etis. Termasuk, pungutan," ujarnya.
Hery yang juga Wakapolres Madiun Kota ini menuturkan tahapan PPDB telah disusun sedemikian rupa sesuai aturan yang berlaku.
Bahkan, pendaftarannya dilakukan secara daring sehingga meminimalkan potensi penyalahgunaan, termasuk pungli dalam pelaksanaannya.
Meski begitu, pihaknya mengimbau seluruh elemen untuk dapat menaati aturan sehingga pelaksanaan PPDB dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, Hery meminta masyarakat untuk melakukan klarifikasi kepada petugas sekolah yang berwenang serta melaporkan kepada Tim Saber Pungli Kota Madiun jika menemui bentuk pelanggaran seperti pungutan liar.
Ia berharap kepala sekolah di setiap satuan pendidikan juga gencar melakukan sosialisasi ketentuan PPDB kepada orang tua calon peserta didik.
Pihaknya juga akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat secara langsung proses PPDB di sejumlah sekolah berjalan sesuai aturan.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota MadiunSujitno menegaskan bahwa jajarannya terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban jalannya PPDB agar tetap sesuai aturan.
"Karena sudah daring, maka tidak ada kerawanan. Hal itu untuk menekan praktik-praktik penyelewengan," katanya.
Ia menambahkan mekanisme PPDB terus diperbarui dan diperketat untuk menghindari pelanggaran. Aturan tersebut juga berlaku secara nasional.
"Terdapat banyak jalur yang tersedia. Kita semua berharap pelaksanaan PPDB tahun ini bisa berjalan lancar dan sesuai aturan," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
-
Perempuan Ubah Tantangan Jadi Karya
-
Pemkot Sorong Salurkan Bansos untuk 4.777 Keluarga Miskin
-
Festival Imlek 2026 di Madiun Jadi Ajang Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi
-
Kota Madiun Luncurkan Mabour, Bus Wisata Religi Gratis Setiap Akhir Pekan
-
Gubernur Riau Diduga Kantongi Rp2,25 Miliar Hasil Peras Anak Buah
-
Langit Kota Tua Dihiasi Cahaya Pertunjukan Drone, Pengunjung Tembus 35.000 Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.