Perkuat Ketahanan Pangan, Bangka Selatan Garap 6.000 Hektare Lahan Rawa Jadi Persawahan

Senin, 13 Mei 2024, 00:40 WIB

Toboali - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggarap lahan rawa seluas 6.000 hektare untuk dijadikan kawasan persawahan.

"Tahun ini program optimalisasi lahan rawa menjadi kawasan persawahan mulai dijalankan, anggarannya langsung dari Kementan RI," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Bangka Selatan Risvandika di Toboali, Minggu.

Ia menjelaskan, optimalisasi lahan rawa menjadi areal persawahan sebagai langkah untuk meningkatkan produksi beras dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Lahan rawa seluas 6.000 hektare itu tersebar pada 22 desa di tujuh kecamatan yaitu Toboali, Airgegas, Simpang Rimba, Pulau Besar, Tukak - Sadai, Lepar dan Kepulauan Pongok," ujarnya.

Pihaknya bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung untuk kegiatan konstruksi fisik dan sudah dilakukan peninjauan lapangan.

"Kita sudah tinjau lahan rawa di 22 desa ini, sangat potensial dan cocok menjadi kawasan pengembangan lahan persawahan," ujarnya.

Ia mengatakan, dijadikannya 22 desa untuk pelaksanaan program optimalisasi lahan rawa menjadi areal persawahan karena indeks pertanaman (IP) yang dilakukan hanya satu kali dalam satu tahun.

"Optimalisasi lahan rawa ini juga sebagai bentuk meminimalisasi risiko banjir yang biasanya menggenangi areal persawahan, karena Pemkab Basel mendukung kebijakan produksi padi dalam negeri guna mencapai swasembada pangan," jelasnya.

Program optimalisasi, kata dia, juga untuk meningkatkan pendapatan petani dan juga memberikan kesempatan kepada seluruh petani untuk menanam bibit padi.

"Kami berharap dari 6.000 hektare lahan rawa yang di optimalisasi ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan juga kesiapan daerah untuk menjadi lumbung pangan Babel," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.