13 Warga Sumbar Meninggal Akibat Banjir Lahar Dingin, 4 Orang Belum Ditemukan
Minggu, 12 Mei 2024, 09:41 WIBPADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan 13 warga di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam meninggal dunia akibat banjir lahar dingin di dua daerah itu.
"Saat ini yang sudah masuk datanya 13 orang meninggal dunia dan 10 orang dalam perawatan," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab di Padang, Minggu (12/5).
Saat ini BPBD Sumbar bersama instansi terkait masih mengintensifkan pencarian korban lainnya yang belum ditemukan. Imbas dari kejadian tersebut BPBD melaporkan sejumlah ruas jalan nasional menuju Kabupaten Agam dan Tanah Datar tidak bisa dilalui.
Selain korban jiwa, BPBD Provinsi Sumbar juga masih mendata rumah-rumah warga yang terdampak akibat banjir lahar dingin baik di Kabupaten Agam maupun Tanah Datar.
Sementara itu, Kepala Basarnas Kota Padang Abdul Malik mengatakan belasan korban jiwa akibat banjir lahar dingin saat ini sudah berada di rumah sakit terdekat.
"Data yang kami terima sembilan korban telah teridentifikasi," kata Abdul Malik.
Selain itu, Basarnas bersama instansi lainnya masih mencari empat warga di Kabupaten Agam yang hingga kini belum ditemukan. Basarnas memastikan akan terus memperbaharui data serta perkembangan banjir lahar dingin.
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Sumatera Barat (Sumbar)
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Gunung Marapi Sumatera Barat
- Gunung Marapi
- Banjir Lahar Dingin
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak
-
Modus Pipa Besi dan Selang! Tiga Pengoplos Gas Elpiji Subsidi di Karawang Digulung Polisi
-
Siap Tempur, Gelandang Marc Klok Antusias Jalani Latihan Bersama Persib Bandung
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
-
Smart Greenhouse BRIN-KIST Dorong Pengembangan Teknologi Pertanian Cerdas
-
Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.