Rupiah Melemah 4,2 Persen Sepanjang Tahun Ini
Jumat, 10 Mei 2024, 11:04 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah sepanjang tahun ini karena dipengaruhi gejolak geopolitik di Timur Tengah dan spekulasi kebijakan bank sentral AS atau The Fed. Bahkan, saat ini rupiah melemah jauh melampaui target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.
Kurs rupiah terhadap dollar AS hingga penutupan perdagangan, Rabu (8/5), melemah 647 poin atau 4,20 persen menjadi 16.047 rupiah/ dollar AS dari penutupan akhir tahun lalu, yakni pada 29 Desember 2023 sebesar 15.399 per dollar AS. Kurs tersebut melampaui asumsi makro APBN 2024 sebesar 15.000 rupiah per dollar AS.
Seperti diketahui, kurs rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada penutupan perdagangan, Rabu (8/5), melemah 1 poin dari sehari sebelumnya menjadi 16.047 per dlar AS.
Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi di Jakarta, kemarin, menyatakan terdapat ekspektasi pasar yang telah meningkatkan dua kali penurunan suku bunga pada tahun ini.
Dalam konferensi Miken Institute, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari mengatakan terhentinya inflasi sebagian besar disebabkan oleh kuatnya pasar perumahan, yang menandakan bank sentral AS perlu mempertahankan biaya pinjaman tetap stabil untuk jangka panjang, dan mungkin sepanjang tahun.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.