Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
Jumat, 09 Okt 2026, 23:04 WIBKOTA JAMBI â Pemerintah Kota Jambi mendistribusikan sebanyak 1.935.404 liter air bersih kepada masyarakat untuk mengatasi dampak kekeringan akibat kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di kota itu.
"Penanganan ini dilakukan melalui penyaluran air bersih, pembagian masker, pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, serta pemberian bantuan pangan dengan melibatkan berbagai pihak," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, Saleh Ridha, di Jambi, Jumat(09/10).
Pemerintah kota setempat juga telah menyalurkan sekitar 12.000 liter air bersih pada 6 Oktober 2026 kepada warga Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Kota Baru.
Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha turut turun langsung mendistribusikan bantuan tersebut.
Berdasarkan data laman pemantauan resmi Pemkot Jambi per 9 Oktober 2026, tercatat 435 permintaan atau kegiatan penyaluran air bersih selama periode Agustus hingga Oktober 2026.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 336 kegiatan telah selesai dilaksanakan, sedangkan 99 yang lain masih dalam proses penyaluran.
Pihaknya bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Mayang dan sejumlah pihak untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Pemkot Jambi juga menangani dampak kabut asap melalui pembagian masker dan peningkatan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Sebanyak 3.765 kotak masker telah disalurkan hingga Oktober 2026 dari total bantuan yang tersedia sebanyak 5.070 kotak.
"Penyaluran dilakukan sebanyak 72 kali dengan melibatkan perangkat daerah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, serta bantuan ini berasal dari BNPB, dan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)," kata Saleh Ridha.
Pemkot Jambi juga menerima bantuan pangan dari forum CSR sebanyak dua dus untuk mendukung penanganan dampak kekeringan.
"Kami mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air, menggunakan masker saat diperlukan, serta segera mencari layanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ajang Lari di Bali Libatkan Pelari dalam Aksi Sosial dan Pengurangan Emisi
-
Perang Melawan AI Nakal, Australia Rancang Sistem Peringatan Dini demi Keamanan Nasional
-
Kenapa Kepala Teknik Tambang Disebut Benteng Utama? Ini Peran Krusialnya
-
Bantuan air bersih dampak perbaikan jaringan layanan air perpipaan
-
Pameran Andrei Stenin 2025 di AHC Tampilkan 19 Foto Tunggal dan 12 Foto Seri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.