• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dukung Sesama Wanita, Hall...

Dukung Sesama Wanita, Halle Berry Menentang Stigma Seputar Menopause

Jumat, 03 Mei 2024, 14:32 WIB

WASHINGTON - Aktris pemenang Academy Award Halle Berry bergabung dengan sekelompok senator AS pada hari Kamis (2/5) untuk mengumumkan undang-undang baru yang akan menyediakan puluhan juta dollar untuk penelitian dan pendidikan menopause.

"Rasa malu harus dihilangkan setelah menopause. Kita harus membicarakan hal ini sebagai bagian normal dari kehidupan kita," kata bintang Hollywood yang meraih penghargaan aktris terbaik Oscar untuk drama romantis "Monster's Ball" tahun 2001.

Ket. Foto: Halle Berry saat menghadiri Golden Globes Awards ke-76. — Sumber: WOMAN'S HEALTH/AXELLE/BAUER-GRIFFIN//GETTY IMAGES

RUU "Advancing Menopause Care dan Mid-Life Women's Health Act" disponsori oleh senator dari kedua partai dan akan mengalokasikan 275 juta dollar untuk penelitian, meningkatkan kesadaran, dan melatih para profesional perawatan kesehatan untuk menghadapi perubahan hormon yang dialami wanita, terutama pada usia paruh baya.

"Menopause bukanlah sebuah kata yang buruk. Ini bukanlah sesuatu yang memalukan," kata Patty Murray, seorang Demokrat dari negara bagian Washington, kepada wartawan pada konferensi pers di luar US Capitol.

"Dan ini bukanlah sesuatu yang harus diabaikan oleh Kongres atau pemerintah federal."

RUU tersebut belum jelas arah usulannya kepada Joe Biden, namun Murray dan rekan-rekannya mengatakan kepada wartawan bahwa tujuannya adalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin sponsor bersama sebelum meminta agar RUU tersebut diajukan melalui pemungutan suara di Senat.

Berry, wanita kulit berwarna pertama dan satu-satunya wanita kulit hitam yang memenangkan Oscar untuk aktris terbaik, sangat vokal tentang pengalamannya sendiri dengan menopause. Ia mengatakan masalah ini perlu "dihilangkan stigmanya".

Aktris yang membintangi film serial "X-Men", film James Bond tahun 2002 "Die Another Day", dan "Catwoman" (2004) mengatakan kepada wartawan bahwa dokternya menolak menggunakan kata "menopause" di hadapannya.

"Saya akhirnya menyadari dia tidak akan mengatakannya," kata Berry kepada wartawan. "Jadi saya berpikir, 'Oke, saya harus melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh siapa pun: Saya harus mengatakannya. Saya berkata, Saya sedang menopause'".

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.