Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sederet Prestasi Warnai HUT ke-819 Banda Aceh

📅 Minggu, 28 Apr 2024, 13:00 WIB | Oleh:
Sederet Prestasi Warnai HUT ke-819 Banda Aceh Doc: Dok. Pemkot Banda Aceh

Sederet prestasi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-819 Kota Banda Aceh. Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh pun meluncurkan tema "Big Move" pada milad tahun 2024. Tema tersebut diangkat dari komitmen dan upaya kolektif segenap elemen kota dalam menyukseskan pembangunan. Piala Adipura XI dan Juara Umum MTQ Aceh setelah 23 tahun menjadi dua prestasi membanggakan yang turut mewarnai HUT ke-819.

"Berkat ikhtiar kita bersama antara jajaran pemerintah daerah, DPRK, dunia usaha serta para tokoh dan seluruh unsur masyarakat, maka kita telah berhasil dan terus berupaya membangun Kota Banda Aceh dengan berbagai capaian membanggakan," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin dalam sidang paripurna HUT ke-819 Kota Banda ACeh di ruang sidang DPRK Banda Aceh, dikutip dari laman resmi Pemkot Banda Aceh, Kamis (25/4).

"Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, laporan keuangan 2023 telah bisa kita tutup tanpa beban utang yang harus ditanggung di 2024. Ini menunjukkan komitmen dan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab," tambahnya.

Banda Aceh juga sukses melaksanakan pemilu legislatif dan presiden dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 81,48 persen. Menurut Amiruddin, realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2023 pun mencapai 101 persen, yang menunjukkan kemampuan kita dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien.

"Banda Aceh turut berhasil meraih Adipura kembali. Ini merupakan Piala Adipura yang kesebelas kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) juga terus mampu kita pertahankan sebanyak 15 kali berturut-turut. Ini menegaskan komitmen kami untuk transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan," imbuh Amiruddin.

Badan Pusat Statistik (BPS) Banda Aceh juga menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banda Aceh pada 2023 mencapai 88,32, berada jauh di atas IPM Provinsi Aceh yang hanya mencapai 74,7, maupun IPM nasional yang sebesar 74,39. Bersama Forkopimda, Pemkot Banda Aceh terus melakukan langkah pengendalian inflasi dan penurunan stunting, serta menjalankan program-program untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

"Inflasi Banda Aceh saat ini masih terkendali, yakni 1,53 persen secara year on year (yoy) dan 0,25 persen moth to month (mtm). Sementara inflasi nasional tercatat 2,75 persen (yoy) dan 0,37 persen (mtm)," ujar Amiruddin.

Kado HUT Kota Banda Aceh ke-819 berikutnya adalah Pemkot Banda Aceh telah mengusulkan jumlah kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun anggaran 2024 sebanyak 1.246 formasi, dengan rincian 24 CPNS dan 1.222 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, dalam ranah kepemudaan, Kota Banda Aceh berhasil meraih juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Aceh.

"Penantian panjang masyarakat Kota Banda Aceh terhadap predikat juara umum MTQ tingkat Provinsi Aceh akhirnya berakhir. Setelah 23 tahun, Piala Bergilir MTQ Aceh kembali ke ke Kota Banda Aceh," kata Amiruddin.

Pihaknya juga menekankan komitmen Pemko Banda Aceh dalam peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Selama lebih dari 20 tahun, bendungan yang menjadi sumber utama pasokan air bersih untuk wilayah Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar telah mengalami kerusakan yang cukup serius.

"Alhamdulillah, akhirnya proyek vital tersebut direalisasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) I Sumatra. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam menjalankan proyek rehabilitasi bendungan karet ini."

Selanjutnya, Amiruddin menginisiasi penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan, terutama yang berjualan di trotoar hingga ke badan/bahu jalan di beberapa titik di sekitar Banda Aceh.

"Hal ini dilakukan demi ketertiban, kebersihan, dan keindahan kota, serta kenyamanan masyarakat. Banyaknya PKL yang melanggar aturan dapat menjadi preseden buruk bagi Banda Aceh yang sejatinya merupakan destinasi wisata favorit wisatawan lokal maupun mancanegara," ujarnya.

Amiruddin pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan dalam membangun dan mengembangkan Kota Banda Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.