DPR RI Dukung Pengembangan Vaksin Arboviral demi Kendalikan Penyakit Arbovirus
Sabtu, 27 Apr 2024, 10:11 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lenamenyoroti pentingnya promosi teknologi dan vaksin untuk pencegahan penyakit menular di Indonesia. Langkah tersebut dapat dicapai melalui peningkatan pendanaan dan investasi dalam penelitian dan pengembangan, serta dengan menetapkan kerangka legislatif dalam membuat aturan dan cara yang jelas untuk menyetujui vaksin arboviral agar aman, efektif dan berkualitas.
Melkiades menyampaikan hal itu saat menghadiri Inaugural Arbovirus Summit Indonesia 2024 di Bali bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (22/4).Pertemuan yang diselenggarakan sebagai wadah bertukar gagasan dan kolaborasi antara para ahli, pemangku kepentingan dan akademisi dalam upaya global mengatasi ancaman penyakit Arbovirus seperti demam berdarah dengue, zika dan chikungunya.
"Parlemen berperan besar dalam pembuatan peraturan dan pedoman ini. Kita juga harus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai teknologi dan vaksin baru dan membangun kepercayaan diantara masyarakat," ujar Melkiades dalam rilis video yang diterima media resmi DPR RI, Parlementaria, Jakarta, Jumat (26/4).
Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menegaskan pentingnya bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk instansi pemerintah lainnya, lembaga penelitian, dan perusahaan farmasi.
"Melalui kemitraan dan kolaborasi internasional, kita dapat memanfaatkan keahlian, sumber daya, dan praktik terbaik global dalam pengembangan teknologi dan vaksin," tandasnya.
Tak hanya itu, Melkiades menegaskan seluruh stakeholder untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama terhadap vaksin, terutama masyarakat yang rentan di daerah berisiko tinggi. Selain itu, kesadaran masyarakat tentang teknologi dan vaksin baru juga menjadi fokus dengan menekankan pentingnya membangun kepercayaan di antara masyarakat.
"Kita harus menciptakan sistem yang kuat untuk mencapai hal ini. Dan melalui upaya bersama ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan dan penerapan teknologi dan vaksin inovatif, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi di Indonesia," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Berjalan Lancar, Angkutan Laut Lebaran 2026 Layani 2,02 Juta Penumpang
-
Legislator: Konsistensi Digitalisasi Kunci Penyaluran Subsidi BBM Tepat Sasaran, Tidak Perlu Satgas Baru
-
Wapadai Lonjakan Harga, DPR Dorong Pemerintah Perbanyak Pasar Murah
-
Inspektorat Nyatakan Pengadaan Mobiler di Rumah Dinas Wagub Babel Langgar Aturan
-
Antisipasi PHK Massal PPPK, Legilastor Minta Pemerintah Longgarkan Kebijakan Alokasi Belanja Pegawai
-
Korlantas Polri Terapkan "One Way" Lokal Jelang Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026
-
ASN WFH: DPR Minta Pemerintah Hitung Potensi Penghematan BBM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.