Golkar Harap Dapat Kursi Proporsional di Kabinet
Jumat, 26 Apr 2024, 01:20 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya berharap mendapatkan jumlah kursi proporsional di dalam kabinet pemerintahan pasangan calon terpilih pada Pilpres 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan Doli menjawab pertanyaan wartawan soal harapan Golkar, soal alokasi kursi kabinet pemerintahan mendatang.
"Ya kita (Golkar) harapkan bisa mendapatkan kursi yang proporsional, yang baik," ujar Doli usai melakukan silaturahim dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (25/4).
Doli menyampaikan yang terpenting adalah orang yang menduduki kursi kabinet nantinya merupakan orang-orang profesional yang mau berkontribusi membantu presiden dalam menjalankan pemerintahan.
"Saya kira harus orang-orang yang terbaik, yang qualified, yang nanti akan kita endorse, yang disepakati Pak Prabowo dan Pak Airlangga (Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto)," ujarnya.
Doli mengatakan indikator orang profesional adalah yang memahami bidang yang ditugaskan, termasuk juga berintegritas. "Dan di Golkar banyak, kader-nya terbaik semua," kata Doli.
Gabung Koalisi
Sementara itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berkomitmen untuk membantu pemerintahan Prabowo-Gibran dengan masuk ke dalam koalisi besar.
"Kesempatan, dorongan, keinginan, spirit mengajak, untuk bersama dengan pemerintahan saya pikir itu lebih baik. Itu lah pilihan saya, pilihan NasDem," Kata Surya Paloh saat bertemu dengan Prabowo Subianto di Kartanegara VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis.
Surya mengakui alasannya bergabung dengan koalisi Prabowo hanya untuk berkontribusi membangun pemerintahan yang kuat demi kemajuan bangsa. Selain itu, dia menyadari butuh momentum persatuan untuk menyudahi konflik yang terjadi di masyarakat selama pemilu.
Dengan adanya momentum bergabungnya NasDem ke dalam KIM, dia berharap seluruh masyarakat juga mau menyudahi perpecahan dan kembali bersatu mendukung presiden dan wakil presiden yang terpilih.
"Kita ingin mengakhiri permasalahan pemilu ini sudah selesai, sekarang tugas kita bersama bagaimana berjalan ke depan untuk membangun negeri ini," kata Paloh.
Di saat yang sama, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan bahwa NasDem masuk ke dalam koalisi.
Namun demikian, Dasco mengatakan pertemuan yang terjadi hari ini tidak membahas soal pembagian kursi menteri antara partai koalisi dengan NasDem.
Sebelumnya, Surya melakukan pertemuan dengan Prabowo di Kartanegara VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini sejak pukul 15.50 WIB. Pertemuan tertutup itu berlangsung selama hampir dua jam sampai pukul 17.10 WIB.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Upacara Ziarah di HUT Golkar
-
Penjelasan Istana Soal Isu Reshuffle: Transisi Wamenkeu Thomas Djiwandono ke Bank Indonesia
-
1 Tahun Pemerintahan Prabowo,Idrus Marham Ajak Publik Berikan Penilaian Secara Objektif
-
BMKG: Gempa Dangkal di Nias Utara Terjadi akibat Aktivitas Megathrust
-
Kodim 1612/Manggarai Percepat Pembangunan Irigasi dalam TMMD ke-126 di Desa Riung
-
Duel Panas El Clasico: Real Madrid Libas Barcelona 2-1, Mbappe Buktikan Kelasnya!
-
Prabowo Beri Peringatan! Yang Tidak Bisa Kerja Cepat Akan 'Ditinggalkan di Pinggir Jalan'
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.