- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS dan Tiongkok Diminta Ke...
AS dan Tiongkok Diminta Kelola Perbedaan secara Bertanggung Jawab
Jumat, 26 Apr 2024, 00:03 WIBSHANGHAI - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, pada hari Kamis (25/4), meminta Amerika Serikat dan Tiongkok untuk mengelola perbedaan mereka secara bertanggung jawab, menjelang perundingan alot yang diperkirakan akan terjadi antara kedua negara.
Dikutip dari France 24, sehari sebelum bertemu dengan petinggi Beijing, Blinken mengunjungi kota metropolitan Shanghai yang ramai, di mana dia mencicipi makanan lokal, menonton pertandingan bola basket, dan berjalan-jalan di sepanjang kawasan pejalan kaki Bund yang terkenal di kota itu di Sungai Huangpu yang sibuk.
Saat mengunjungi pemimpin Partai Komunis setempat di ruang resepsi dengan pemandangan cakrawala Shanghai, Blinken mengatakan Presiden Joe Biden, berkomitmen untuk "mengarahkan dan berkelanjutan" dialog antara dua ekonomi terbesar di dunia setelah ketegangan yang meningkat selama bertahun-tahun.
"Saya pikir penting untuk menggarisbawahi nilai, pada kenyataannya, perlunya, keterlibatan langsung, berbicara satu sama lain, memaparkan perbedaan-perbedaan kita yang nyata, dan berupaya mengatasinya," kata Blinken.
"Kami mempunyai kewajiban terhadap rakyat kami, dan juga kewajiban terhadap dunia untuk mengelola hubungan antara kedua negara secara bertanggung jawab," kata Blinken.
Sekretaris Partai Komunis Tiongkok untuk Shanghai, Chen Jining, menyambut Blinken dengan sebagian dalam bahasa Inggris dan berbicara tentang pentingnya bisnis Amerika Serikat bagi kota tersebut.
"Apakah kita memilih kerja sama atau konfrontasi akan berdampak pada kesejahteraan kedua bangsa, negara, dan masa depan umat manusia," kata Chen kepada Blinken.
Batu Loncatan
Shanghai, ibu kota keuangan negara tersebut, sering kali menjadi batu loncatan menuju kekuasaan di Tiongkok, di mana Presiden Xi Jinping sebelumnya menjabat di kota tersebut.
Tiongkok belum mengumumkan rencana Blinken untuk bertemu Xi, meskipun pada kunjungan terakhir Blinken pada bulan Juni, mereka bertemu dalam pertemuan yang diumumkan pada menit-menit terakhir.
Blinken, Menteri Luar Negeri AS pertama dalam 14 tahun yang mengunjungi Shanghai, membuka perjalanannya pada Rabu malam di sebuah restoran yang menyajikan roti kukus.
Dengan mengenakan setelan jas tanpa dasi, ia makan bersama staf seniornya di luar ruangan, di atas kursi kayu di pusat perbelanjaan, sementara para penonton yang penasaran mengambil fotonya.
Blinken kemudian pergi ke stadion bola basket, menyaksikan pertandingan playoff menegangkan antara Shanghai Sharks dan Zhejiang Golden Bulls hingga akhir.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, menegaskan Tiongkok memiliki hubungan dagang yang normal dengan Russia dan tidak ditujukan untuk membantu meraih kemenangan dalam perang di Ukraina.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Edukasi Gigi dan Mulut di Sekolah, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Sejak Dini
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Tuding Rugikan Hubungan Bilateral, Tiongkok Larang Menhan Filipina Masuk Wilayahnya
-
Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Museum dan Pelestarian Warisan Budaya
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.