BPBD: Warga Kabupaten Lebong Diminta Waspadai Banjir Susulan
Rabu, 17 Apr 2024, 00:05 WIBLebong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu meminta warga yang berdiam di bantaran Sungai Ketahun untuk mewaspadai banjir susulan yang kemungkinan masih bisa terjadi di wilayah itu.
Kepala Pelaksana BPBD Lebong, Tantomi,Selasa sore, mengatakan, hujan deras yang turun di Kabupaten Lebong dan sekitarnya sepanjang Senin (15/4) malam hingga Selasa (16/4) pagi sekitar pukul 06.00 WIB telah menyebabkan Sungai Ketahun meluap dan merendam puluhan desa di enam kecamatan.
"Saat ini kita masih bersiaga, karena potensi terjadinya banjir susulan dan tanah longsor bisa kapan saja terjadi karena cuaca masih ekstrem. Warga kita imbau untuk meningkatkan kewaspadaan diri," kata dia.
Dia menjelaskan, hujan deras yang terjadi di Kabupaten Lebong ini selain menyebabkan banjir akibat meluapnya Sungai Ketahun sehingga merendam perumahan warga, areal pertanian, merusak jembatan gantung, jalan dan sarana publik lainnya, juga menyebabkan tanah longsor di tujuh titik.
Berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan pihaknya, ada enam kecamatan yang terendam banjir yakni Topos, Bingin Kuning, Amen, Uram Jaya, Lebong Utara, dan Rimbo Pengadang.
Sejauh ini, dari enam kecamatan yang dilanda banjir itu, yang betul-betul terdampak ada empat kecamatan, yakni Topos, Lebong Sakti, Uram Jaya, danBingin Kuning.
Menurut dia, untuk membantu warga yang terdampak bencana alam ini Pemkab Lebong bersama TNI/Polri, relawan, unsur pemuda dan warga telah mendirikan posko penanggulangan bencana, dapur umum serta melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir ke tempat-tempat yang aman.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Arh Moch Erfan Yuli Saputroyang dihubungi terpisah mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel dari Koramil 02 Lebong Selatan untuk membantu penanganan bencana alam di wilayah kejadian.
"Tadi saya juga sudah meninjau ke lapangan, saat ini di lokasi sudah ada personel TNI yang dikerahkan untuk membantu melakukan evakuasi warga yang terdampak maupun pembersihan material banjir," ujar dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PT KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang
-
Rumah Proklamasi Bakal Direkonstruksi, Dijadikan Pusat Sejarah dan Edukasi
-
Perusahaan Ramah Lingkungan Akan Mendapat Hadiah Insentif
-
Enam Pemda di Papua Barat Telah Terima Dana TKD Rp3,489 Triliun
-
Pemkab Aceh Barat Dorong Perusahaan Salurkan Dana CSR untuk Lindungi Pekerja Rentan.
-
Mengenal Tadalafil, Kandungan Obat Kuat 3 Hari dan Efek Sampingnya bagi Pria
-
Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.