Gerak Cepat, Disdukcapil Kota Bandung Mendata Pendatang Baru Usai Lebaran

Selasa, 16 Apr 2024, 15:10 WIB

Kota Bandung - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mendata para pendatang yang baru tiba di Kota Kembang usai libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kota Bandung, Jawa Barat Moh Arif Budiman mengatakan kegiatan tersebut untuk memastikan para pendatang terdata dalam catatan kependudukan di wilayahnya.

Ket. Foto: Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mendata para pendatang yang baru tiba di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/4/2024). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

"Kenapa sih harus didata? Itu adalah untuk perencanaan pembangunan. Paling tidak mereka akan membutuhkan air bersih di Kota Bandung ataupun membuang sampah di Kota Bandung," kata Arif di Bandung, Selasa.

Menurut dia, dengan meningkatnya mobilitas para pendatang, diperlukan gambaran kondisi dan perkembangannya serta ketersediaan data penduduk non-permanen di Kota Bandung.

"Tujuan kegiatan ini untuk mendata para penduduk pendatang yang akan tinggal sementara atau tidak menetap di Kota Bandung. Termasuk kelengkapan dokumen identitas penduduk pendatang serta maksud kedatangannya ke Kota Bandung," kata dia.

Dia mengatakan pada operasi kependudukan ini pihaknya membuka posko di tiga tempat yaitu di Stasiun Kiaracondong, Terminal Cicaheum dan Leuwipanjang pada 15-16 April 2024 guna mendata para penumpang saat tiba di Kota Bandung.

"Tujuannya adalah untuk mendata penduduk non permanen, karena di Kota Bandung menjadi tempat bagi penduduk non-permanen, karena mungkin Bandung ini adalah kota jasa dan kota pendidikan," katanya.

Selain mendata di tiga posko tersebut, kata dia, pihaknya juga akan bekerjasama dengan unsur kewilayahan dalam mendata para pendatang yang tiba usai libur Lebaran.

"Nanti akan ditindaklanjuti di kewilayahan untuk pendataannya di tempat-tempat kos, atau tempat-tempat kontrakan seperti itu, atau yang mungkin punya rumah sendiri di sini, tetapi secara administrasi belum di Kota Bandung," kata Arif.

Arif berharap, dengan adanya pendataan ini, jumlah masyarakat pendatang yang ada di setiap kecamatan di Kota Bandung dapat diketahui.

"Kita mungkin mengimbau, paling tidak mereka harus punya tempat tinggal di sini. Terus secara administrasi sudah lengkap," kata dia.

Selain pendataan penduduk pendatang, Disdukcapil Kota Bandung juga memberikan sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan dan memberikan pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.