Jalur Padang-Bukittinggi Sudah Pulih, DPR Ingatkan Pemerintah Jaga Infrastruktur Pemudik
Rabu, 10 Apr 2024, 10:21 WIBPADANG - Banjir lahar dingin Gunung Marapi sempat membuat ruas jalan lintas Bukittinggi-Padang putus total pada Jumat lalu (5/4). Namun per Sabtu (6/4), jalur yang putus telah pulih kembali setelah berhasil dievakuasi aparat setempat.
Dilaporkan Parlementaria, lahar dingin mengakibatkan Sungai di Jorong Koto Nan Gadang, Kenagarian Aiaangek X Kota, Kabupaten Tanahdatar meluap. Hal ini mengakibatkan jalan utama jalur Padangpanjang-Bukittinggi putus total. Luapan tersebut mengalirkan batang pohon dan menghambat akses jembatan di jalur mudik ini.
Namun kurang dari empat jam, personel kepolisian bersama TNI dan BPBD serta warga berusaha membersihkan sisa material banjir yang hanyut hingga menutup aliran air di bawah jembatan. "Sempat ada pengendara sepeda motor yang terseret namun telah bisa diselamatkan dan dievakuasi. Kami masih melakukan evakuasi dan pembersihan," kata Kapolresta Bukittinggi Yessi Kurniati.
Putusnya jalur sempat menjadi pertimbangan para pemudik untuk mengambil jalur alternatif. Seperti Deki (38) pemudik asal Jambi yang menyusuri Padangpanjang dengan tujuan akhir Kota Padang, setelah mengetahui jalur yang putus pulih kembali, ia dan keluarga tidak mengubah rencana awal mereka.
"Alhamdulillah jalurnya kembali seperti semula. Sehingga saya, istri dan anak tidak perlu keteteran," ujarnya, Sabtu (6/4) yang memilih berkendara mobil selama mudik ke Kota Padang. Apalagi Polda Sumatera Barat (Sumbar) diketahui mulai menerapkan rekayasa lalu lintas one way atau jalur satu arah rute Padang-Bukittinggi selama musim mudik lebaran 2024.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjaga seluruh infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang lainnya yang digunakan pemudik pada Idul Fitri 2024. Sebab keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.
"Antisipasi hal-hal yang memang harus dilakukan oleh semuastakeholder,baik itu dari sisi jalanan maupun semua fasilitas yang digunakan masyarakat untuk mudik," kata Puan dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Ia juga meminta semua petugas yang berjaga memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik baik di Jawa maupun luar Jawa. "Tentunya tidak hanya di daerah yang banyak pemudiknya, seperti dari Jakarta menuju Jawa, tetapi juga di daerah-daerah lain, termasuk jalur tol trans Sumatera," katanya.
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menambahkan jajaran pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait juga harus bersiap menyambut kedatangan para pemudik di daerahnya masing-masing. Termasuk dengan memberikan pengawasan terhadap pusat-pusat keramaian dan objek wisata.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Kekerasan di Daycare Jogja, Pemerintah Didesak Pastikan Perizinan Sebelum Operasional Daycare
-
Innit Lombok Peringati Hari Bumi dengan Komitmen Berkelanjutan terhadap Kelestarian Pesisir di Teluk Ekas
-
Pemkab Rejang Lebong Kenalkan Wisata Olahraga Hutan Kota
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
Jangan Sampai Bingung, Ini Strategi Agar Harga Mobil Listrik Tetap Murah di Seluruh Indonesia
-
Antrean kendaraan mengisi BBM di Padang
-
DPR Minta Pengawasan Dua Taman Nasional di Lampung Diperketat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.