Kapolri Sebut Penerapan Contraflow Masih Dibutuhkan
Selasa, 09 Apr 2024, 08:39 WIBJAKARTA -Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas sistem contraflow masih dibutuhkan meskipun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi atas sistem tersebut setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 12 orang di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (8/4).
"Kami rapatkan tadi, sehingga titik-titik contraflow yang akan kami tempatkan yang kira-kira sesuai. Namun, di satu sisi memang contraflow tetap dibutuhkan," ujar Sigit saat meninjau arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445H/2024 di KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Senin (8/4).
Contraflow adalah suatu sistem rekayasa atau pengaturan lalu lintas (lalin) yang dilakukan dengan cara mengubah sebagian arah arus lalu lintas kendaraan di jalan yang sedang mengalami kemacetan. Rekayasa lalin ini umum diterapkan saat arus mudik maupun balik.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menyiapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pelabuhan Tanjung Priok
-
Sompo Indonesia tekankan pentingnya persiapan matang dan perlindungan asuransi guna antisipasi risiko perjalanan mudik Lebaran
-
Momen Lebaran, Ekonomi Wisata Bangka Belitung Ikut Tumbuh
-
Mengapresiasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Arus Mudik di Nagreg
-
Upah buruh tani di Sembalun NTB
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Inspirasi OOTD Ramadan ala Gen Z: Gaya Effortless hingga Edgy dengan Koleksi Kate Spade New York
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.