Pemkab Biak Sediakan Biaya Kuliah di Luar Negeri Rp20 Miliar
Kamis, 04 Apr 2024, 17:38 WIBBIAK - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Biak Numfor, Papua menyebut tahun ini pemda setempat menyediakan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk membiayai kuliah mahasiswa di luar negeri melalui program Papua Unggul.
"Hasil rekonsiliasi anggaran otonomi khusus Papua pada 2024 telah dialokasikan Rp20 miliar untuk membantu biaya studi mahasiswa OAP(orang asli Papua) di berbagai universitas di luar negeri," ujar Kepala Bappeda Biak Numfor Michael Isirseusai Musrenbangdi Biak, Kamis.
Isir mengatakan kebijakan penyediaan anggaran otsus Papua untuk biaya studi mahasiswa lewat program Papua Unggul tahun 2024 itu dilakukan setelah Pemprov Papua melimpahkan pembiayaannya ke kabupaten/kota.
"Sejak 2023 ada pengalihan pembiayaan program Papua Unggul ke daerah. Dan tahun ini Pemkab Biak Numfor sudah mengalokasikan dana Otsus Papua untuk itu," tegasnya.
Dia berharap, dengan adanya dukungan dana otsus Papua diharapkan mahasiswa program Papua Unggul dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai.
Program Papua Unggul, menurut Isir, dalam rangka untuk menyiapkan generasi emas sumber daya manusia OAP pada 2024-2045.
"Bappeda Biak berharap mahasiswa Papua Unggul dapat merampungkan studinya dan kembali pulang membangun daerah," harapnya.
Diakuinya secara teknis pengelolaan program Papua Unggul dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). "Kami mendukung program Papua Unggul karena ini implementasi amanah UU Otsus No 2 tahun 2021," katanya.
Jumlah mahasiswa Papua Unggul asal Kabupaten Biak Numfor mencapai 30-an orang yang belajar di berbagai perguruan tinggi di luar negeri.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Wamentrans: Telang Rejo Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional
-
Sisa Tubuh Manusia Ditemukan dalam Pencarian 'Backpacker' Belgia yang Hilang di Hutan Belantara Tasmania
-
Tak Mau Tertinggal, Sulteng Serius Dorong Transisi Energi Hijau
-
Pertarungan Sengit Fajar/Fikri dan Leo/Bagas
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
-
Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal
-
Saat Kritis Kurang Tenang, Adnan/Indah Gugur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.