“Bunga Majemuk' Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok
Selasa, 02 Apr 2024, 00:02 WIBJAKARTA - Modernisasi Tiongkok yang berkesinambungan dapat membawa perkembangan yang bersifat seperti "bunga majemuk" ke negara ini, berfungsi sebagai kekuatan pendorong bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran yang berkelanjutan bagi Tiongkok. "Bunga majemuk" di Tiongkok ditandai dengan stabilitas imbal hasil, akumulasi jangka panjang, dan keberlanjutan.
Demikian data yang dikutip dari laporan yang dirilis oleh Institut Studi Keuangan Chongyang di Universitas Renmin Tiongkok bersama beberapa wadah pemikir dari Amerika Serikat, Russia, Kanada, dan India tersebut menyoroti tentang efek "bunga majemuk" dalam pembangunan Tiongkok.
Seperti dikutip dari Antara, momentum modernisasi Tiongkok, yang ditandai dengan efek "bunga majemuk" dalam pembangunannya, berfokus pada pengambilan inisiatif yang didorong oleh inovasi, upaya memperdalam reformasi, upaya memperluas keterbukaan, dan mempromosikan pembangunan ramah lingkungan.
Pada simposium yang diadakan setelah perilisan laporan tersebut, para ahli dan cendekiawan asal Tiongkok, Amerika Serikat, Russia, Inggris, Kanada, Brasil, dan sejumlah negara lainnya juga membahas seputar potensi dan prospek perkembangan ekonomi Tiongkok.
Pembangunan Berkualitas
Sekretaris Jenderal Dewan Ekonomi dan Kebudayaan India-Tiongkok, Mohammed Saqib, mengatakan pembangunan berkualitas tinggi di Tiongkok, yang didorong oleh bunga majemuk, inovasi, reformasi, keterbukaan, dan keberlanjutan, menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang makmur dan harmonis.
"Tiongkok memberikan contoh yang luar biasa bagi negara-negara lain dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah bagi umat manusia," ujar Saqib.
Dikutip dari China Economic Net, momentum modernisasi Tiongkok, yang ditandai dengan berkembangnya "kepentingan yang bertambah", berfokus pada pengambilan inisiatif yang didorong oleh inovasi, memperdalam reformasi, memperluas keterbukaan, dan mendorong pembangunan ramah lingkungan.
Peneliti dari Departemen Kajian Politik, dan Direktur Geopolitik. Kelompok Riset Ekonomi, Universitas Manitoba, Kanada, Radhika Desai, mengtakan, para pengamat di Tiongkok dan luar negeri sepakat bahwa Tiongkok telah memulai era baru transformasi struktural.
"Seperti halnya globalisasi, Tiongkok memberikan arti baru pada 'kepentingan majemuk'," ujar Desai.
Desai menjelaskan di negara-negara Barat yang terfinanalisasi, para penganut sistem bunga majemuk yang menyewakan membayangkan uang berlipat ganda dengan sendirinya. Mereka mengabaikan proses produktif yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang akan menghasilkan bunga majemuk dan mendukung kebijakan dan keputusan yang secara aktif menghambat produksi.
"Sebaliknya, laporan ini melihat 'kepentingan majemuk' sepenuhnya dalam hal produksi: dalam hal 'pertumbuhan kekayaan dan pelestarian serta apresiasi aset nasional ⦠yang ditandai dengan stabilitas keuntungan dan akumulasi jangka panjang (melalui) inisiatif yang didorong oleh inovasi , memperdalam reformasi, memperluas keterbukaan, dan mendorong pembangunan ramah lingkungan," kata Desai mencontohkan.
Lebih jauh Saqib, menyebutkan, konsep bunga majemuk sangat relevan dalam konteks pembangunan Tiongkok. Dia percaya dengan berpartisipasi aktif dalam perdagangan internasional, menarik investasi asing, dan terlibat dalam kerja sama ekonomi dengan negara lain, Tiongkok tidak hanya memperluas akses pasarnya tetapi juga memperoleh manfaat dari pertukaran pengetahuan, teknologi, dan modal.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Gunung Semeru Erupsi dengan Ketinggian Letusan Capai 600 Meter, Masyarakat Diminta Waspada
-
116.027 Warga dan 22.991 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar
-
Synchronize Fest 2025 Digelar Oktober, 144 Musisi Lintas Generasi Siap Menghentak Panggung
-
Mutasi Baru Virus Ebola Terdeteksi, Tingkat Infeksi Lebih Tinggi
-
Modernisasi Museum di Jakarta: Mengubah Koleksi Sejarah Jadi Narasi Visual Berbasis AI
-
BMKG Ingatkan Nelayan dan Penumpang Kapal di NTT soal Potensi Gelombang Tinggi
-
Dokter Jelaskan Pentingnya Batasan saat Ajarkan Anak Hidup Bersih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.