Lambat, Pengoperasian Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus

Kamis, 28 Mar 2024, 04:40 WIB

TANGERANG - Pengoperasian Transjakarta rute Pondok Cabe (Tangerang Selatan)-Lebak Bulus (Jakarta Selatan) dinilai lamat karena hingga kini belum juga terlaksana.

Menurut Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta masih menunggu izin Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Ket. Foto: PT TransJakarta menunda pembukaan rute baru Pondok Cabe-Lebak. — Sumber: ANTARA/X/@PT_TransJakarta

"Kami terus koordinasi dengan BPTJ terkait perizinan," kata Kepala Dishub Jakarta, Syafrin Liputo, Rabu. Syafrin menyebut perizinan BPTJ diperlukan karena rute ini melintasi Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Terkait hal itu, Dishub Jakarta bersama Transjakarta telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyangkut kajian rute baru ini. "Hasil kajian, rute tersebut memang dibutuhkan untuk integrasi transportasi," ujar Syafrin.

Rencana awalnya, rute Transjakarta Pondok Cabe-Lebak Bulus beroperasi mulai Senin (4/3). Namun, mundur terus, sehingga dinilai lambat. Ke depan Transjakarta beroperasi setiap hari, pukul 05.00 hingga 22.00 WIB menggunakan bus jenis pintu masuk rendah.

Sebelumnya, Direktur Operasi dan Pemeliharaan Transjakarta Daud Joseph mengatakan, rute S41 ini cukup rumit karena melewati dua pemerintah daerah. Ini memerlukan koordinasi antara BPTJ, Pemprov Jakarta, dan Pemkot Tangsel.

"Selain Dishub Jakarta yang menerbitkan izin, Tangsel juga harus menerbitkan izin. Setelah dua-duanya menerbitkan rekomendasi, baru BPTJ membuat izin trayek," kata Daud. Dia menuturkan, masyarakat Kota Tangsel akan sangat diuntungkan dengan adanya rute Pondok Cabe-Lebak Bulus.

"Warga Tangsel terlayani dengan tarif subsidi, tapi dananya menggunakan uang Jakarta," ujar Daud.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.