Tiongkok Diharapkan Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Global

Rabu, 27 Mar 2024, 00:03 WIB

BEIJING - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, dalam pertemuannya dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, di Beijing, Senin, (25/3) menyerukan kerja sama yang lebih erat dengan lembaga internasional tersebut. Dalam kesempatan itu, Li mengatakan kalau Tiongkok telah menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 5 persen tahun ini, yang merupakan kabar positif bagi perekonomian global.

Sejak awal tahun ini, kata Li, ekonomi Tiongkok terus pulih dan menjadi lebih baik sekaligus menjadi awal yang baik dalam meletakkan fondasi yang solid untuk memenuhi target pembangunan ekonomi dan sosial tahun ini.

Ket. Foto: TIONGKOK — Sumber: ISTIMEWA

Dalam jangka panjang, sambung Li, ekonomi Tiongkok memiliki keunggulan dalam institusi, pasar, industri, sumber daya manusia, dan inovasi, dengan faktor-faktor fundamental untuk pembangunan jangka panjang yang sehat tidak berubah dan tidak akan berubah.

Tiongkok, tambahnya, mendukung IMF untuk terus memainkan peran dalam tata kelola utang global dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi dunia. "Kami berharap IMF terus memainkan peran positif menegakkan globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas, menjaga rantai industri dan pasokan global tetap stabil dan tanpa hambatan, serta mendorong perekonomian dunia yang terbuka," katanya.

Sementara itu, Georgieva mengatakan pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada tahun lalu telah melampaui ekspektasi dan mempertahankan momentum pembangunan yang baik di bidang-bidang, seperti ekonomi hijau, ekonomi digital, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

IMF tidak menyetujui politisasi isu ekonomi, dan ingin memperdalam kerja sama dengan Tiongkok untuk transformasi dan peningkatan ekonomi, reformasi, serta keterbukaan negara itu, dan meningkatkan representasi serta suara mereka di IMF," kata Georgieva.

Pakar ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan IMF dan Tiongkok yang telah menjadi motor pertumbuhan global. "Dengan target pertumbuhan 5 persen yang ditetapkan, IMF berharap Tiongkok dapat lebih ekspansif mendorong pertumbuhan global melalui langkah-langkah ekspansi investasinya ke negara-negara berkembang," katanya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

Trailer Terbaru Whalefall: Teror Bawah Laut, Ditelan Paus Sperma dan Punya Satu Jam untuk Bertahan

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

Wali Kota Bandung Tawarkan PBB Rp1 untuk Bangun Cagar Budaya

Harga Emas pada Kamis (20/8) Galeri24, Antam, UBS di Pegadaian Serempak Naik

Agar Peternak Terus Berproduksi, Mendag Tekankan Pentingnya Harga Ayam Sesuai Acuan

Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Tersangka Sabotase Pipa Gas Nord Stream akan Disidang di Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.