Zonasi dan Inkubator Penting guna Pengembangan UKM di IKN

Selasa, 26 Mar 2024, 00:02 WIB

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan pentingnya membuat zonasi dan inkubator bagi pengembangan UMKM di Ibu Kota Nusantara (IKN). Zonasi itu dimaksudkan bagi pelaku bisnis yang berada dekat kawasan perumahan seperti UKM Mart.

Deputi bidang UKM Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman, di Jakarta, Senin (25/3), mengatakan zonasi untuk kawasan perbelanjaan yang besar di IKN, perlu diatur agar pelaku dan produk UMKM dapat terakomodasi.

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: Kemenkop dan UKM – Litbang KJ/and - KJ/ONE

Selain zonasi, dia juga memandang perlu adanya inkubator UMKM di IKN, karena inkubator berperan penting dalam pengembangan UMKM seperti di negara-negara maju. "Kita harus meniru Korea Selatan di mana kota-kota besarnya memiliki inkubator untuk mengembangkan UMKM-UMKM," katanya.

Kemenkop UKM sendiri berharap IKN dirancang dari awal untuk memberikan kesempatan kepada UMKM. Mereka juga berharap IKN memanfaatkan produk UMKM dan dalam negeri.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Muhsin Palinrungi, mengatakan bahwa tujuan penyusunan peta jalan pengembangan ekonomi kreatif IKN itu untuk menemukan satu konsep pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Menurut dia, ekonomi kreatif di IKN memiliki potensi besar untuk berkembang berkat ketersediaan sumber daya manusia yang melimpah dan keanekaragaman sumber daya alam. Selain itu, kekayaan sumber daya budaya juga memegang peranan krusial sebagai pendukung dalam pengembangan ekonomi kreatif di IKN.

"Dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa dan kontribusi usaha ekonomi kreatif IKN dalam perekonomian nasional, maka diperlukan kerangka strategis pengembangan ekonomi kreatif IKN yang menjadi pedoman bagi Otorita IKN," kata Muhsin.

Tumpang Tindih

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko, mengatakan UMKM mempunyai peran sangat penting bagi perekonomian Indonesia karena kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 60 persen dan mampu menyerap 90 persen tenaga kerja.

"Wacana pemberdayaan sudah ada sejak pemerintahan Orde Baru hingga saat ini. Hampir semua kementerian dan lembaga pemerintah melakukan, namun masih sangat sporadis dan koordinasi perencanaan dan implementasi tumpang tindih sehingga tidak efektif dan efisien," katanya.

Adanya zonasi bisnis bagi UMKM di IKN, menurut Suhartoko, bagus untuk memberi ruang bagi usaha UMKM tanpa harus berebutan dengan usaha besar. Demikian juga inkubator bisnis bagi UMKM, baik juga untuk mendewasakan UMKM agar manajemennya semakin baik.

"Hal yang lebih penting adalah adanya keberlanjutan dan peningkatan manajemen dan skala usaha UMKM. Oleh karena itu, pendampingan UMKM sangat mutlak diperlukan," katanya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Gempa Flores, TNI Kerahkan 1.267 Personel untuk Bantu Warga Terdampak.

Plan Indonesia Terima Kunjungan Puluhan Relawan Muda dari Korea Selatan-Indonesia Perbaiki Sekolah dan Lingkungan di Jakarta

Punggawa Timnas Indonesia Romeny & Hubner Antarkan Fortuna Sittard Bantai Cambuur 3-1

Panglima TNI Hadiri Pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2026

Gubernur Kalsel Terbang dengan F-16, Sensasi Dunia Tempur Jadi Daya Tarik Expo 2026.

Siswa SRMP 20 Budi Luhur Intip Lebih Dekat Dunia TNI AU di Lanud Sjamsudin Noor.

Inter Milan Menang Dramatis atas Real Betis, Gol John Stones Jadi Pahlawan di Laga Pramusim

Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov

Viral Kasus Perundungan di Blora! Korban Pilih Keputusan Mengejutkan, Berdamai dan Cabut Laporan

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.