Emak-emak Wajib Mengetahui Ini, Garam Meja yang Difortifikasi Asam Folat Dapat Cegah Cacat Bawaan

Rabu, 13 Mar 2024, 07:27 WIB

Jakarta - Peran asam folat dalam mencegah cacat bawaan yang mengancam jiwa seperti spina bifida dan anensefali telah diakui secara luas.

Dalam perkembangan baru, para peneliti menyarankan untuk memperkuat garam meja dengan asam folat sebagai strategi diet yang baru untuk lebih melindungi terhadap cacat bawaan ini.

Dikutip dari Medical Daily, Rabu, sesuai rekomendasi WHO, mulai dari saat seorang wanita mulai mencoba hamil hingga 12 minggu kehamilan, ia perlu mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan agar semua wanita usia reproduksi yang dapat hamil mengonsumsi suplemen asam folat selain makanan yang mengandung folat dari diet yang bervariasi untuk mencegah cacat bawaan.

Untuk memastikan wanita mendapatkan asupan asam folat yang cukup melalui diet, Majelis Kesehatan Dunia menyetujui resolusi yang menganjurkan fortifikasi asam folat dalam makanan pada Mei 2023.

Meskipun sekitar 65 negara, termasuk Amerika Serikat, telah memasukkan asam folat melalui fortifikasi bahan makanan pokok yang wajib, lebih dari 100 negara masih belum menerapkannya karena keterbatasan kapasitas atau kurangnya keinginan politik.

Meskipun adanya upaya tersebut, perkiraan menunjukkan bahwa sekitar 260.000 kelahiran di seluruh dunia (sekitar 20 per 10.000 kelahiran) masih terkena spina bifida dan anensefali, yang mengakibatkan jumlah keguguran, penghentian kehamilan yang dipilih, serta kematian bayi dan anak yang signifikan.

Dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Jaringan Terbuka JAMA, para peneliti menyarankan solusi yang sederhana dan lebih murah terhadap masalah tersebut melalui penggunaan garam meja yang diperkaya.

"Kami membuktikan bahwa asam folat dapat masuk ke dalam darah melalui garam. Semoga, negara-negara yang belum menerapkan program fortifikasi sekarang dapat melihat infrastruktur mereka dan menyadari bahwa fortifikasi garam murah dan sangat mudah untuk ditambahkan dalam jumlah asam folat yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa. Kami tahu itu berhasil. Yang kami butuhkan sekarang adalah tindakan," kata Penulis Utama Studi Jogi Pattisapu.

Selama studi yang dilakukan pada tahun 2022, para peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Rollins Universitas Emory dan rekan-rekannya dari beberapa lembaga di India memantau 83 wanita non-hamil yang direkrut dari empat desa berbeda di selatan India. Para peserta berusia antara 18-45 tahun dan mengonsumsi garam yang diperkaya asam folat sebagai bagian dari diet mereka secara teratur selama empat bulan.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan garam beriodium yang diperkaya asam folat dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi folat serum pada wanita usia reproduktif yang diperlukan untuk mencegah spina bifida dan anensefali. Tim mencatat bahwa terjadi peningkatan 3,7 kali lipat setelah periode studi.

"Kami sekarang tahu bahwa fortifikasi asam folat dalam garam beriodium dapat mencegah defisiensi folat yang menyebabkan spina bifida. Sekarang siap untuk percepatan pencegahan cacat lahir ini di banyak negara," kata D irektur Pusat Pencegahan Spina Bifida di Rollins Godfrey Oakley Jr.

Para peneliti berharap penggunaan garam meja yang diperkaya asam folat dapat mencegah hingga 50 persen kasus spina bifida di seluruh dunia.

Namun, mereka menjelaskan bahwa studi mereka tidak mendukung peningkatan asupan garam dalam bentuk apapun. Sebaliknya, mereka menyarankan untuk menambahkan jumlah asam folat yang diperlukan ke garam meja yang sudah dikonsumsi oleh orang-orang. Di daerah di mana konsumsi garam harian berkurang, konsentrasi asam folat harus ditingkatkan sesuai untuk mencapai tingkat yang diperlukan, suatu strategi yang sudah ada dalam program fortifikasi biji-bijian.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.