Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ayo Kembangkan Perahu Pinisi yang Kini Sudah Mendunia

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Kembangkan Perahu Pinisi yang Kini Sudah Mendunia Doc: Antara/ Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi perahu tradisional Phinisi yang dikembangkan masyarakat Tanah Beru di Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Makassar - Pengembangan perahu tradisional Pinisi di Kabupaten Bulukumba membutuhkan dukungan industri perkapalan.

""Perahu layar tradisional Pinisi yang sudah mendunia ini untuk pengembangannya ke depan membutuhkan dukungan industri perkapalan," kata Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, kepiawaian masyarakat Bulukumba dalam membuat perahu layar Pinisi turun temurun adalah kekayaan budaya tak benda yang mengglobal (world heritage) yang harus tetap dijaga keberlangsungannya.

Karena itu, lanjut dia, perlu mendapat dukungan investasi ataupun dari industri perkapalan dalam mengembangkan perahu Pinisi tersebut mengikuti kondisi zaman.

Untuk menggandeng mitra ataupun investor dalam dan luar negeri, harus didorong bersama, sehingga keberhasilan masyarakat Tanah Beru mengembangkan produksi perahu Pinisi juga selain menjadi kebanggaan daerah setempat, akan menjadi kebanggaan nasional di mancanegara.

Mengenai kemungkinan dapat bermitra dengan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) di Makassar, Bahtiar mengatakan, bisa saja terjadi namun diakui kapasitas galangan kapalnya masih terbatas, sehingga dibutuhkan industri perkapalan yang lebih besar.

"Tentu ini akan menjadi peluang investasi bagi Bulukumba dalam mengembangkan perahu tradisional Phinisi," ujarnya.

Sementara dari sisi pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat, Pemkab setempat telah bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan kesempatan pada generasi masyarakat pesisir melanjutkan pendidikan SMAK atau sederajat untuk mengikuti pendidikan, khususnya bidang kelautan dan perikanan.

Khusus di Sulsel, telah ada sekolah setara SMA di Bidang Perikanan dan Kelautan yang berlokasi di Kabupaten Bone. Bagi masyarakat pesisir, khususnya yang kurang mampu akan mendapat kesempatan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut tanpa dipungut bayaran.

Sekolah yang sarat dengan pendidikan dan keterampilan di sektor pengembangan produksi kelautan dan perikanan, akan menjadi sarana bagi anak-anak yang berdomisili di wilayah pesisir untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.