Kemenkes: Perlu Edukasi Kader Kesehatan Terkait Pelayanan Posyandu

Rabu, 28 Feb 2024, 16:45 WIB

Jakarta -- Direktorat Gizi Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan M. Fauzi mengatakan edukasi pada kader kesehatan terkait pelayanan dan cara komunikasi dengan masyarakat perlu dilakukan agar orang tua mau datang ke Posyandu untuk imunisasi.

"Kebiasaan tenaga kesehatan yang jelek di masyarakat harus mulai pendekatan yang lebih baik, memberikan pujian, tidak judgment, pelatihan materi bagaimana kader berkomunikasi dengan masyarakat," ucap Fauzi dalam diskusi terkait kesehatan ibu dan anak di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan sering kali tenaga kesehatan di Posyandu memiliki cara komunikasi yang kurang baik atau mengucilkan ibu dan anak yang terindikasi penyakit tertentu. Hal itu dinilai Fauzi sebagai salah satu alasan mengapa ibu enggan atau jarang membawa anaknya untuk memantau tumbuh kembang di Posyandu.
Fenomena ini bisa berdampak pada kejadian stunting yang tidak teridentifikasi dan menjadikannya fenomena gunung es, karena yang tercatat di lapangan bisa jauh berbeda dengan fakta yang sebenarnya.
"Justru masyarakat yang punya masalah kesehatan jarang datang (ke Posyandu). Ini yang jadi persoalan dan jadi fenomena gunung es, kadang-kadang kalau lihat catatan laporan kita stuntingnya rendah tapi begitu survei di tempat angkanya tinggi berkali-kali lipat," katanya.
Ia menyadari mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri serta berkeadilan perlu kerja sama dari beberapa sektor termasuk pihak swasta. Ia pun mengapresiasi pihak yang melaksanakan program yang dapat menimbulkan kesadaran bagi masyarakat untuk hidup sehat, terutama kesehatan ibu dan anak.
Program seperti imunisasi tepat waktu dan lengkap, perilaku cuci tangan dengan sabun, dan nutrisi atau gizi yang baik diharapkan dapat meningkatkan perilaku positif yang bisa bersinergi dengan program pemerintah.
Monitoring setelah adanya program di lapangan juga dibutuhkan agar selalu berjalan dan terpantau.
Ia mengapresiasi pihak Unilever, aliansi vaksin Gavi dan The Power of Nutrition yang membuat pilot project pemenuhan cakupan imunisasi dan pemenuhan nutrisi serta cuci tangan pakai sabun sebagai tiga fokus yang dapat membantu mengurangi stunting di Indonesia.
"Kita bekerja sama dengan private sector bisa berkontribusi mendukung itu, itu salah satu bentuk dari Keluarga SIGAP kolaborasi untuk meningkatkan sektor kesehatan itu perlu dipersiapkan dari sekarang untuk Indonesia sehat 2045," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.