Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Dorong Investasi di Sektor Energi Bersih

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 18:00 WIB | Oleh:
Australia Dorong Investasi di Sektor Energi Bersih Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Australian Financial Review (AFR) melaporkan bahwa Australia berencana untuk meluncurkan serangkaian insentif keuangan untuk mendorong investasi di sektor energi bersih lokal dan mencegah agar uang dan talenta tidak ditarik ke luar negeri oleh subsidi di Amerika Serikat dan Eropa.

Seperti halnya negara-negara di seluruh dunia maju, Australia menanggapi insentif energi bersih yang sangat besar dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi senilai 430 miliar dolar dari Presiden AS Joe Biden dan Rencana Industri Green Deal dari Komisi Eropa.

"Jika Australia ingin menjadi negara adidaya energi terbarukan, pemerintah harus menjadi mitra dalam hal ini, bukan hanya sebagai pengamat," kata Perdana Menteri Anthony Albanese dalam pidatonya, dikutip dari Reuters, Minggu (18/1).

"Kita tidak harus menggunakan dolar demi dolar dalam pengeluaran kita, namun kita dapat bersaing dalam hal kualitas dan dampak dari kebijakan-kebijakan kita. Dalam semua ini, kita harus siap untuk berpikir besar," tambah Albanese.

Kantor perdana menteri tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. Skema pemerintah kemungkinan besar merupakan kombinasi dari subsidi dan investasi bersama, kata laporan AFR, mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Australia mengklasifikasikan nikel sebagai "mineral penting," membuka jalan bagi industri yang dilanda krisis untuk mengakses miliaran dolar dalam bentuk dukungan pemerintah.

Sektor nikel di negara ini menghadapi ribuan pemutusan hubungan kerja setelah lonjakan suplai dari Indonesia membuat harga jatuh 40 persen dalam setahun.

Skema ini akan menjadi yang terbaru dari serangkaian program pemerintah Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah yang dirancang untuk menghidupkan kembali industri manufaktur atau mendorong industri baru, termasuk Dana Rekonstruksi Nasional senilai 15 miliar dolar Australia atau setaea 9,8 miliar dolar AS dan suntikan dana baru sebesar 500 juta dolar Australia tahun lalu untuk mineral-mineral penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Russia Kebal Krisis Pangan ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.