Hadi Temui Mahfud Md Bahas PR Kemenko Polhukam

Jumat, 23 Feb 2024, 01:17 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto lanjut menemui pendahulunya, eks Menko Polhukam Mahfud Md untuk berdiskusi membahas pekerjaan rumah (PR) di Kemenko Polhukam yang perlu segera diselesaikan.

Kediaman Mahfud Md di kawasan Kuningan, Jakarta, menjadi tujuan kedua Hadi pada hari pertamanya efektif bekerja sebagai Menko Polhukam, Kamis (22/2).

Ket. Foto: Gelar Pertemuan -- Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (kanan) bersama mantan Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) bersiap mengadakan pertemuan tertutup di Jakarta, Kamis (22/2). Pertemuan tertutup yang dilakukan selama kurang lebih 50 menit itu membahas tentang permasalahan yang belum diselsesaikan di Kemenko Polhukam. — Sumber: ANTARA/Rivan Awal Lingga

Dia sebelumnya mendatangi Kantor PBNU di Jakarta, pada Kamis pagi, untuk bertemu Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, yang juga akrab disapa Gus Yahya.

"Tadi di dalam saya membicarakan terkait pending matter (pekerjaan rumah) yang belum dilaksanakan atau yang sedang berjalan di Kementerian Koordinator Bidang Polhukam. Beliau memberikan gambaran dan arahan banyak sekali, yang tentunya harus sekarang saya tindak lanjuti permasalahan-permasalahan yang sedang berjalan ataupun permasalahan yang belum selesai dilaksanakan," kata Hadi saat jumpa pers selepas pertemuan di pelataran kediaman Mahfud Md., Jakarta, Kamis.

Hadi tiba di kediaman Mahfud pukul 11.08 WIB. Dia sempat menyapa wartawan dan berlari-lari kecil menuju gerbang rumah Mahfud. Hadi yang datang bersama beberapa pejabat Kemenko Polhukam, disambut oleh Mahfud yang menghampiri Hadi di depan gerbang rumah. Pertemuan Hadi dan Mahfud di dalam rumah berlangsung tertutup selama kurang lebih 50 menit.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih, ternyata Prof. luar biasa, apa yang ada di Kemenko itu yang sampai sedetail-detailnya saya diberikan informasi, dan mudah-mudahan dengan informasi yang baik ini dari Prof. Mahfud, saya bisa melaksanakan tugas dengan baik," kata Hadi Tjahjanto.

Mahfud, dalam sesi jumpa pers yang sama, mengaku tak memberikan saran-saran kepada Hadi, hanya berbagi informasi mengenai persoalan yang sifatnya substantif.

"Saya sudah tahu Pak Hadi sangat cakap untuk melakukan ini sehingga saya tidak memberi kiat-kiat, tetapi memberi substansi masalahnya. Beliau bisa lebih lincah daripada saya nanti kalau substansinya sudah selesai," kata Mahfud.

Hadi yang mendengar itu pun mengucapkan terima kasih atas pujian Mahfud.

Keduanya saat ditanya mengenai substansi persoalan yang dibahas tidak menyebutkan itu secara rinci. Walaupun demikian, keduanya secara singkat menyebut persoalan-persoalan substantif itu termasuk soal kerja Satgas BLBI, penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu, dan terkait Undang-Undang Mahkamah Konstitusi (UU MK).

"BLBI tadi sudah, tadi sudah detail BLBI. UU MK, ya tadi sudah detail disampaikan ke saya. (Pelanggaran HAM berat), iya semuanya diserahkan ke saya. Ketiga-tiganya, pokok (masalah) ini semuanya sudah," kata Hadi.

Usai bertemu Mahfud, Hadi dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta, untuk rapat-rapat internal bersama jajaran pimpinan di kementerian. Dia dijadwalkan terbang ke Yogyakarta untuk kunjungan kerja, Jumat (23/2).

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.