Tindak Tegas, Terdakwa Kasus Pencabulan Santri di Sorong Divonis 12 Tahun Penjara
Rabu, 21 Feb 2024, 18:32 WIBSorong - Seorang terdakwa kasus pencabulan sejumlah santri Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, dihukumpenjara selama 12 tahun dan denda senilai Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.
Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, Papua Barat, Rabu, dipimpin Ketua Majelis Hakim Fransiskus Yohanis Babthistadengan hakim anggotaBernadus Papendang dan Rivai Radyid Tukuboya, serta Katrina Dimara sebagai JPU.
Ketua Majelis Hakim Fransiskus menjelaskan terdakwa Ikhwanudin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam 82 Ayat (1), Ayat (2) dan Ayat (4) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Putusan majelis hakim tersebut sama seperti tuntutan JPU. Sebelumnya JPU menuntut terdakwa Ikhwanudin dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp1 miliar, subsider tiga bulan kurungan dikurangi selama terdakwa ditangkap dan berada dalam tahanan sementara.
Penasihat hukum terdakwa Siti Umpainmengatakan bahwa terdakwa menerima hasil putusan majelis hakim.
Terdakwa Ikhwanudin merupakan pimpinan Ponpes Salafiyah Syafi'iyah yang tega menyetubuhi 3 santrinya. Aksi bejattersebut terungkap atas laporan korban pertama ke Polres Sorong pada 28 Agustus 2023. Kemudian dua korban lainnya menyusul untuk membuat laporan satu hari setelahnya, yaitu tanggal 29 Agustus 2023.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kakek pencuri burung cendet divonis lima bulan penjara
-
Petani dan Peternak Garut Siap Tajir, OJK Bongkar Strategi Akses Modal Tanpa Ribet
-
PWI Ajak Negara Hadir Jaga Kesehatan Ekosistem Media
-
Menteri LH Sebut Ngawi Masih Masuk Kategori Kota Kotor, Pemkab Diberi Waktu 3 Bulan Benahi Pengelolaan Sampah
-
Duo Maut Asia Tenggara: Janice Tjen dan Alex Eala Tantang Pasangan Eropa Unggulan Keempat di Semifinal Abu Dhabi Open
-
Penempatan Dana Pemerintah Diharapkan Terus Tekan Suku Bunga Kredit
-
Film Komedi "Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t" Tayang di Bioskop Mulai 24 Desember 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.