Produksi Baterai Bakal Capai 100 GWh pada 2027
Kamis, 15 Feb 2024, 10:54 WIBJAKARTA - Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memperkirakan produksi baterai untuk mobil listrik dapat mencapai 100 gigawatt hour (GWh), sehingga dapat memenuhi kebutuhan 1,7 juta mobil listrik.
"Mungkin pada 2027 itu akan terproduksi kurang lebih sekitar 100 giga, itu sama dengan 1,7 juta mobil listrik," ujar Bahlil setelah menggunakan hak suaranya di TPS 04 Duren Tiga Jakarta Selatan, Rabu (14/2).
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil mengajak masyarakat untuk bangga karena Indonesia berhasil menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memproduksi baterai untuk mobil listrik.
Saat ini, kapasitas produksi baterai untuk mobil listrik di Indonesia sekitar 10 GWh. Dia menjelaskan dengan kapasitas produksi tersebut, Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan 170 ribu mobil.
"Sekarang, konsumsi baterai di Indonesia, kapasitas produksi mobil (listrik) kita, belum sampai 100 ribu," ucap dia.
Meskipun demikian, pada Maret 2024, Bahlil mengungkapkan Indonesia akan melakukan ekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi baterai menjadi 20 GWh. "Pada Maret sudah mulai ekspansi. Mereka kan begitu selesai pabrik pertama produksi, mereka langsung melakukan ekspansi," kata dia.
Tingkatkan Kapasitas
Pada kesempatan sama, Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna menilai Indonesia perlu meningkatkan kapasitas produksi baterai, karena diperkirakan hanya akan memiliki 10 gigawatt hour (GWh) atau kurang dari 0,4 persen kapasitas produksi baterai global pada 2024.
"Energy Shift Institute memperkirakan tahun ini Indonesia hanya akan memiliki 10 gigawatt-hour (GWh) atau kurang dari 0,4 persen kapasitas produksi baterai global, 2.800 GWh," ujar Putra dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (9/2).
Sejauh ini, kata Putra, nilai tambah berbagai produk nikel Indonesia berkisar antara dua hingga 11 kali lipat dibanding produk mentahnya. Namun, nilai tersebut masih jauh di bawah nilai tambah yang lebih dari 60 kali lipat jika mencapai produksi baterai.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Erling Haaland Miliki Daya Tarik Banyak Penggemar, Psikolog Bongkar Alasannya!
-
Pembangunan PSEL Bali Diresmikan, Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
-
Wali Kota Surabaya Turun Langsung Telusuri Dugaan Pungli PKL saat Car Free Day
-
Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Mulai 2027, Ini Tujuannya
-
Hajar Vietnam, Indonesia Melenggang ke Final SEA V Cup 2026
-
Rayakan HUT RI, Ada Promo Spesial dan Mooncake Eksklusif di Hotel Borobudur Jakarta
-
Pementasan Gamelan Kuno Semar Pegulingan di Panggung PKB 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.