Mengagetkan, Bawaslu Situbondo Temukan Logistik Pemilu Disimpan di Rumah Warga
Selasa, 13 Feb 2024, 00:18 WIBSitubondo - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menemukan logistik Pemilu 2024 disimpandi rumah warga karena seharusnya logistik itu ditempatkan di kantor balai desa.
Koordinator Tim Fasilitasi Pengawasan Pendistribusian Logistik Bawaslu Kabupaten Situbondo Sainur Rasyid mengatakan bahwa logistik pemilu yang semestinya disimpan di Kantor Desa Patemonitu justru disimpan di rumah seorang warga di Desa Wingin Anom, Kecamatan Jatibanteng.
"Logistik pemilu yang semestinya berada di Kantor Desa Patemon tersebut merupakan hasil pengawasan kami pada hari ini," kata Sainur di Situbondo, Senin malam.
Bawaslu telah memberikan saran kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo untuk segera memindahkan logistik yang disimpan di rumah warga tersebut ke tempat publik (balai desa) atau dibawa kembali dan disimpan di kantor kecamatan setempat.
Sesuai tahapan, pada hari ini seluruh logistik pemilu mulai digeser dari kecamatan ke masing-masing desa.
Dia menceritakan hasil pengawasan anggota BawasluSitubondo bersama panwaslu kecamatan setempat menemukan logistik pemilu untuk Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, disimpan di rumah seorang warga di desa tetangga dengan alasan akses jalan yang sulit.
Namun demikian, penempatan logistik pemilu di rumah warga tersebut melanggar aturan karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu bersama jajaran, bagaimana pendistribusian logistik pemilu itu sesuai dengan kriteria, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat sasaran. Ini yang menjadi fokus pengawasan kami," kata Sainur.
Selain itu, dari hasil pengawasan pendistribusian logistik pemilu juga terdapat beberapa logistik yang kurang atau tidak lengkap. Misalnya, di Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang, ada daftar hadir yang tidak ada sama sekali mulai dari TPS 1 sampai TPS 7.
Di Kecamatan Sumbermalang juga terdapat desa lain kurangnya kartu tanda pengenal petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS.
"Ada juga temuan di Kecamatan Banyuputih, kotak suara berisi berbagai jenis logistik jebol (berlubang) akibat kendaraan pengangkut menabrak sehingga ada satu kotak suara untuk DPRD kabupaten jebol," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Situbondo Marwotobelum bisa dikonfirmasi mengenai temuan logistik pemilu sebanyak 30 kotak suara yang disimpan di rumah warga tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wisman Tembus 7,45 Juta, Pemerintah Didesak Maksimalkan Dampak Pariwisata bagi Ekonomi Daerah
-
Pemberantasan Korupsi Harus Dibarengi Kesadaran Etika dan Moral
-
Emas Indonesia Diduga Bakal Diselundupkan ke Dua Negara Berikut
-
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Perluas Akses Investasi Digital bagi Nasabah
-
DPR Desak Pemerintah Percepat Pembebasan Empat WNI di Somalia
-
Gubernur BI Harus Mampu Menjaga Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil
-
Mengagetkan Suara Dentuman dari Baturaja! Marinir TNI AL Pamer MLRS Vampire, Peluncur Roket yang Bikin Penasaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.