PMI Diminta untuk Laporkan LPK Nakal 

Senin, 12 Feb 2024, 16:48 WIB

JAKARTA- Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyarankan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk tidak mudah memenuhi permintaan oknum Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berbuat curang.

Ket. Foto: Kepala BP2MI, Benny Rhamdani disela sela pelepasan ratusan PMI ke Korea di Jakarta, Senin (12/2). — Sumber: Istinewa.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengingatkan LPK untuk menghentikan permainan kotor meminta pungutan liar ke PMI. Dia menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi PMI untuk mengikuti kursus di LPK.

"Kursus di LPK itu bukan syarat. Siapapun yang bisa bahasa Korea apa dia belajar otodidak bisa atau belajar dari keluarganya dia bisa berangkat, tidak ditentukan oleh LPK," tegas Benny saat acara pelepasan ratusan PMI ke Korea Selatan (Korsel), Senin (12/2).

Benny meminta PMI untuk melaporkan ke BP2MI apabila ada temuan kecurangan yang dilakukan LPK. "Jangan mau dibohongin LPK, lapor ke kita mana LPK yang suka minta uang trima ksih Rp. 10 juta, lapor kita. Sayangnya banyak di antara kalian (PMI) yang ga biasa lapor," tandasnya.

Benny menyampaikan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap LPK sehubungan banyaknya temuan praktik memungut biaya lebih bagi nama-nama PMI yang lulus untuk penempatan kerja di luar negeri.

Benny menegaskan bahwa LPK semacam itu berdalih seolah-olah berkat bantuan mereka, para PMI dapat bekerja di luar negeri. Sehingga mereka mematok sekitar Rp10-15 juta per orang.

Kata Benny, izin dari LPK tersebut dapat dicabut bila ada laporan dari PMI yang dilakukan secara tertulis, sebagai dasar hukum penindakannya.

Dia menegaskan bahwa negara tidak melarang LPK untuk bekerja. Melainkan mengarahkan dan mengingatkan agar LPK tidak menindas, menyusahkan calon pekerja migran Indonesia. Benny mewanti-wanti bila ditemukan LPK nakal, maka akan diperanginya.

Benny mengatakan negara hadir untuk melindungi pekerja migran Indonesia sehingga tidak perlu ada rasa takut. Tak hanya itu, untuk LPK yang baik, Benny menganjurkan untuk diberikan edukasi ke publik.

???????Benny menyampaikan kewenangan menetapkan pekerja migran Indonesia merupakan tugas negara. Bukan LPK.

"LPK tidak menempatkan pekerja migran Indonesia. Karena itu tugas negara, mudah-mudahan usaha kita untuk memperbaiki keadaan mendapat kemudahan," ujar Benny.

Hari ini BP2MI melepas 431 Pekerja Migran Indonesia. Rincian, 273 manufaktur dan 158 Pekerja Perikanan. Jumlah PMI yang diberangkatkan terus meningkat sejak Januari lalu hingga 6 Februari 2024 pemerintah telah memberangkatkan 31.436 Pekerja Migran.

Jika dirunut pada 2022 sejumlah 200.802 PMI telah diberangkatkan lalu meningkat pada 2023 menjadi 274.965 PMI. Harapannya tahun ini jumlah penempatan PMI tembus 300 ribu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.