- Home
-
- Megapolitan
-
- Alih Fungsi Pertanian untu...
Alih Fungsi Pertanian untuk Permukinan Diperketat
Rabu, 07 Feb 2024, 04:40 WIBBOGOR - Perizinan untuk alih fungsi lahan produktif pertanian menjadi permukiman di daerah Bogor akan semakin diperketat. "Saya akan memperketat alih fungsi tersebut," tandas Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, Senin. Dia menekankan ini demi masa depan pertanian warga setempat.
"Kami akan perketat seleksi terhadap elemen yang ingin mengembangkan kawasan pertanian produktif menjadi permukiman. Harus diseleksi secara ketat perizinan yang akan menggunakan lahan produktif menjadi permukiman," kata Asmawa.
Dia menjelaskan, permasalahan alih fungsi lahan produktif menjadi permukiman harus segera diselesaikan untuk menjaga produksi bahan pangan di Bumi Tegar Beriman. Menurut Asmawa, ketersediaan lahan tidak serta merta meningkatkan produksi hasil pertanian Kabupaten Bogor.
Namun, perlu ada upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sarana prasarana, serta manajemen pascapanen. "Potensi lahan harus dimaksimalkan dengan peningkatan kapasitas SDM," ujarnya. Program seperti asuransi tani, bantuan benih, bantuan peralatan, program petani milenial, hingga infrastruktur lainnya harus dilanjutkan.
Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri ini menyebutkan, terdapat peningkatan kontribusi dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap Produk Domestik Bruto Bogor. "Dengan jumlah penduduk yang sebegitu besar di Kabupaten Bogor, sektor pertanian masih memegang peran penting dalam kontribusi perekonomian," tuturnya.
Maka dari itu, sangat penting mempertahankan luasan lahan pertanian agar mampu menjadi pendukung kebutuhan warga. Sebab sudah banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Jika ini tidak dikendalikan bisa sangat merugikan di kemudian hari.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jumlah pembatalan perjalanan KRL Bogor Line bertambah
-
Dishub Kaltara Rehabilitasi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan PLBL Liem Hie Djung
-
3.020 IKM Terdampak Bencana! Kemenperin Gelontorkan Program Restart di 3 Provinsi
-
Tekiro Pecahkan Rekor Dunia Guinness lewat Kompetisi Mekanik Otomotif Terbesar Libatkan 89 Ribu Siswa SMK
-
Unjuk Rasa di Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 900 Personel Amankan
-
Rekor Baru, Pre-Order Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 Capai 271 Ribu
-
Pemprov Babel Prioritaskan IPR bagi Warga Desa di Kawasan Tambang Rakyat, Dorong Kesejahteraan Masyarakat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.