Sinner Rebut Grand Slam Pertama
Senin, 29 Jan 2024, 06:58 WIBMELBOURNE - Kemenangan Jannik Sinner di final Australia Open 2024 menandai pergantian generasi muda yang mulai mengambil alih tenis dunia dari era Nadal, Djokovic, dan Federer. Sinner bangkit dari ketinggalan dua set untuk mengalahkan Daniil Medvedev di final Australia Open yang berlangsung lima set. Hasil pertandingan Minggu (28/1) itu memastikan Sinner memenangkan gelar Grand Slam pertamanya.
Unggulan keempat asal Italia itu ketinggalan di dua set pertama tetapi bangkit untuk menang 3-6, 3-6, 6-4, 6-4, 6-3 dalam waktu tiga jam 44 menit. Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi unggulan Medvedev, ketiga asal Russia, yang kini kalah di final Australia Open untuk kedua kalinya setelah tertinggal dua set, menyusul kekalahannya dari Rafael Nadal tahun 2022.
Medvedev datang ke pertandingan tersebut dengan catatan kemenangan 6-3 melawan petenis berusia 22 tahun itu, namun kalah dalam tiga pertandingan terakhir. Petenis Russia itu telah memainkan tiga laga dengan lima set yang melelahkan di Melbourne Park dan menghabiskan hampir enam jam lebih lama di lapangan dibandingkan Sinner sebelum final.
Sinner telah mengungkapkan keyakinannya bahwa generasi baru bintang tenis memiliki keyakinan yang sama terhadap kemampuan mereka. Hal itu diungkapnya usai menyingkirkan Novak Djokovic di semifinal. Sukses Sinner merebut gelar juga memunculkan nama baru di trofi tahun ini.
Sinner, 22, Carlos Alcaraz dan Holger Rune yang berusia 20 tahun menjadi ujung tombak generasi baru (nextGen) yang bertekad menggeser barisan lama, yang masih dipimpin oleh Djokovic. Petenis Serbia peringkat satu dunia itu memenangkan tiga dari empat Grand Slam tahun lalu.
Di bagian wanita, Aryna Sabalenka mengatakan Australia Open akan selalu menjadi "tempat istimewa baginya." Hal itu diungkap Sabalenka setelah mengalahkan petenis Tiongkok Zheng Qinwen dalam laga final yang berlangsung Sabtu (27/1) waktu setempat.
Sabalenka menjadi petenis wanita pertama yang mempertahankan gelar dalam lebih dari satu dekade. Petenis peringkat dua dunia asal Belarusia itu terbukti terlalu kuat bagi unggulan ke-12. Sabalenka menang 6-3, 6-2 dalam waktu 76 menit untuk merebut mahkota Grand Slam keduanya di Rod Laver Arena. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Arus Balik Lebaran 2026, One Way Diterapkan di Tol Cipali Arah Jakarta
-
Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
-
25.000 Penduduk Tangerang Tanpa KTP
-
Menanti Wajah Baru Setu Babakan: Ruang Terbuka Hijau yang Ramah untuk Semua Kalangan
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
-
Sempat Diblokir Komdigi, Wikimedia Commons Sudah Kembali Normal
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Rapat Staf, Tekankan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan dan Kecerdasan Emosional.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.