Pemerintah Terus Pantau Kondisi Stok Pangan

Selasa, 23 Jan 2024, 08:27 WIB

JAKARTA - Pemerintah pusat terus memantau perkembangan stok pangan di daerah. Hal itu dimaksudkan untuk memastikan masyarakat memiliki stok pangan cukup dan harga stabil di daerah.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menerangkan pemerintah sangat memperhatikan ketersedian stok di masing-masing wilayah untuk memastikan seluruh masyarakat di seluruh negeri mendapatkan pasokan beras yang cukup. Dirinya menegaskan dengan adanya gudang-gudang Bulog di hampir setiap kabupaten seluruh Indonesia memudahkan pemerintah dalam melakukan pemerataan stok beras.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Bapak Presiden tadi menyampaikan bantuan pangan ini akan disalurkan sampai Maret dan akan dilanjutkan sampai Juni kepada 22 juta KPM secara nasional yang datanya dari Kemenko PMK. Bantuan pangan beras ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh Perum Bulog dan dibantu oleh transporter dari PT Pos Indonesia. Bantuan pangan beras ini urgen kembali dijalankan pemerintah di tahun ini dan ketepatan salur bantuan pangan beras menjadi hal utama untuk dapat semakin ditingkatkan," kata Arief melalui keterangannya dari Temanggung, Jawa Tengah, Senin (22/1).

Senada, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhammad Suyamto menjelaskan penyaluran beras Bantuan Pangan ini merupakan salah satu program pemerintah dengan daya jangkau manfaat paling luas yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

"Jadi program beras Bantuan Pangan yang ditujukan kepada 22 juta KPM ini merupakan salah satu program pemerintah yang secara langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Karena itu, keberhasilan Bulog dalam menyalurkan program ini pada 2023 akan kami lanjutkan untuk tahun ini", jelas Suyamto.

Dijelaskan, keberhasilan Bulog menyalurkan Bantuan Pangan Beras pada 2023 kembali dilanjutkan dengan penyaluran program yang sama untuk 2024 kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Itu meningkat dari 2023 berjumlah 21,3 juta KPM.

Jika rata-rata 1 keluarga terdiri dari 4 orang maka program ini memenuhi kebutuhan pangan hampir 90 juta penduduk Indonesia atau setara dengan 1/3 dari total jumlah penduduk Indonesia.

Pangan Impor

Ekonom Celios, Nailul Huda menyoroti sumber pangan yang digunakan untuk bansos. Menurut Huda, semestinya pangan itu berasal dari produksi petani di Indonesia, bukan dari luar.

Dia menyayangkan upaya stabilisasi harga yang tidak mengandalkan produksi lokal. "Padahal, ancaman El Nino itu sudah lama, mestinya sudah lama diantisipasi, bukan dengan jalan pintas impor," tandas Huda.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.