Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Masifkan Olah Sampah Komunitas

📅 Senin, 22 Jan 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Masifkan Olah Sampah Komunitas Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat memberikan arahan kepada pegawai di wilayah soal penanganan sampah.

TANGERANG - Aparatur sipil negara (ASN) di kelurahan dan kecamatan diminta untuk memasifkan sosialisasi serta implementasi pengolahan sampah berbasis komunitas.

"Pengelolaan sampah berbasis komunitas tingkat RW yang sudah berjalan agar lebih dimasifkan lagi sebagai upaya mengurangi timbulan sampah," kata Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin, Sabtu.

Nurdin mengatakan, intensitas curah hujan yang semakin tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi alarm bagi jajaran aparatur Pemerintah Kota Tangerang. Mereka harus mempersiapkan diri menghadapi dampak buruk sesperti timbulan sampah. Maka, seluruh pegawai agar dapat mengajak warga mengurangi timbulan sampah mulai dari rumah.

"Lurah dan camat harus bisa menjadi ujung tombak Pemkot Tangerang karena mereka paling mengenal warganya. Maka, masifkan lagi upaya penanganan sampah di wilayah masing-masing," katanya.

Lebih jauh Nurdin menuturkan, sampah harian Kota Tangerang mencapai 2.000 ton. Ini perlu langkah inovatif dari seluruh jajaran untuk mengatasinya. Diperlukan SDM dan anggaran yang tidak sedikit.

"Pikirkan yang mau dicapai. Kemudian tentukan resource yang akan digunakan," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Tihar Sopian, menambahkan, jadwal pengangkutan sampah setiap hari terus dilakukan guna menekan tumpukan sampah sebagai dampak musim hujan. Seluruh petugas bersama armada senantiasa disiapkan di beberapa titik yang kerap muncul timbulan sampah.

DLH juga mengajak warga agar mengelola sampah di lingkungan dengan menyalurkannya ke TPST maupun bank sampah. Tak lupa mereka diminta memilah sampah organik dan anorganik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.