Paus Ajak Para Pemimpin di WEF Davos Bantu Pulihkan Dunia

Jumat, 19 Jan 2024, 00:06 WIB

VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada hari Rabu (17/1), mendesak para pemimpin politik, ekonomi, dan bisnis di Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos untuk tidak hanya memikirkan keuntungan, tapi juga hendaknya mencoba menyembuhkan dunia yang semakin terkoyak dengan keputusan moral dan etika.

Dikutip dari The Straits Times, dalam pesannya pada pertemuan para penggerak dan pelopor dunia di resor Swiss, Paus Fransiskus mendesak mereka untuk mengatasi "ketidakadilan yang menjadi akar penyebab konflik", terutama kelaparan dan eksploitasi sumber daya alam untuk kepentingan segelintir orang.

Ket. Foto: Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus — Sumber: FILIPPO MONTEFORTE/AFP

"Sedihnya, saat kita melihat ke sekeliling, kita menemukan dunia yang semakin terkoyak, di mana jutaan orang, pria, wanita, ayah, ibu, anak, yang sebagian besar wajahnya tidak kita kenal, terus menderita, tidak terkecuali akibat bencana alam, dampak konflik berkepanjangan dan perang nyata," tulis Paus berusia 87 tahun itu.

Dalam diskusi ekonomi, budaya, dan politik yang berlangsung di WEF, Paus Fransiskus, yang menjadikan pembelaan terhadap masyarakat miskin dan imigran sebagai salah satu ciri khas kepausannya selama 11 tahun, mengatakan globalisasi harus memiliki dimensi moral yang mendasar.

"Negara-negara dan dunia usaha harus bekerja sama dalam mempromosikan model globalisasi yang berpandangan jauh ke depan dan masuk akal secara etis yang menempatkan kepentingan bersama di atas pengejaran kekuasaan dan keuntungan individu," katanya.

"Bagaimana mungkin di dunia saat ini orang-orang masih mati kelaparan, dieksploitasi, buta huruf, kekurangan perawatan kesehatan dasar, dan tidak mendapat perlindungan?" ujar dia.

Standar Etika Tinggi

Paus kelahiran Argentina, yang merupakan orang pertama dari negara-negara Selatan, mengatakan situasi dunia menuntut agar bisnis itu sendiri semakin dipandu tidak hanya oleh mengejar keuntungan yang adil, tetapi juga oleh standar etika yang tinggi. "Eksploitasi yang meluas terhadap pekerja laki-laki, perempuan dan anak-anak dengan upah rendah dan tidak ada prospek nyata untuk pengembangan pribadi dan profesional harus dihentikan," katanya.

"Oleh karena itu, harapan saya adalah para peserta Forum tahun ini akan menyadari tanggung jawab moral yang kita miliki dalam memerangi kemiskinan, pencapaian pembangunan integral bagi semua saudara dan saudari kita, dan upaya untuk mencapai kesejahteraan, hidup berdampingan secara damai di antara masyarakat," tutupnya.

Sebelumnya, Paus Fransiskus menyebut semua bentuk perang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan menegaskan bahwa perang bukanlah cara untuk menyelesaikan konflik.

"Perang itu sendiri adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Orang membutuhkan perdamaian. Dunia membutuhkan perdamaian," kata Paus Fransiskus saat memanjatkan doa Angelus pada Minggu (14/1) seperti dilaporkan Vatican News.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.