Disabilitas Dirangkul untuk Optimalkan Teknologi Digital
Jumat, 19 Jan 2024, 00:15 WIBJakarta - Kementerian Koperasi dan UKM merangkul penyandang disabilitas untuk memperluas ekosistem usaha yang inklusif lewat sentuhan teknologi dan terhubung ke ekosistem digital.
"Besarnya jumlah penyandang disabilitas di Indonesia yang menjadi pelaku UMKM adalah peluang untuk mengakselerasi upaya pencapaian target digitalisasi UMKM sebanyak 30 juta di tahun ini. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dan setara untuk mendapatkan pekerjaan yang layak atau menjadi enterpreneur yang diakui," kata Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produktivitas dan Daya Saing, Herbert Siagian, di Jakarta, Kamis.
Kemenko PMK dan Sakernas 2023 mencatat jumlah penyandang disabilitas yang telah bekerja baik di sektor formal maupun informal mencapai 7,25 juta dari total 22,97 juta jiwa, sedangkan saat ini jumlah UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem ekonomi digital sebesar 22,82 juta atau 76 persen dari target.
Kementerian tersebut memulai upaya pemberdayaan bagi para penyandang disabilitas sejak 2022. Di samping itu, telah membuka peluang kolaborasi dengan sejumlah pihak terkait untuk membangun ekosistem usaha inklusif bagi para penyandang disabilitas.
Ia berharap, para penyandang disabilitas yang memiliki usaha baik skala mikro hingga menengah dapat mengoptimalkan penggunaan media digital dalam pengembangan dan pemasaran produk.
Dengan memanfaatkan teknologi digital yang diintegrasikan terhadap infrastruktur maupun regulasi usaha, dia mengharapkan, produk UMKM hasil karya dari penyandang disabilitas dapat lebih dikenal oleh masyarakat secara lebih luas.
"Saya mengajak seluruh penyandang disabilitas untuk terus meningkatkan nilai diri dan semangat dalam berkarya. Begitu juga kepada pelaku usaha, generasi milenial, dan masyarakat umum agar meningkatkan kolaborasi dalam menciptakan lapangan kerja dan selalu siap beradaptasi," ujarnya.
Kementerian Koperasi dan UKM juga siap bersama-sama untuk mengoptimalkan pemanfaatan bonus demografi menjadi peluang emas dalam meningkatkan daya saing serta kemandirian bangsa dengan membangun ekosistem usaha inklusif bagi para penyandang disabilitas.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tol Adalah Jalan Berbayar, Pemberlakuan Ganjil Genap di Gerbang Dipertanyakan
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Mahasiswa Poltek Unhan NTT Punya Visi dan Disiplin untuk Bekal Masa Depan
-
Speaker Desktop 100 W RMS Hadirkan Audio Kelas Hi-Fi untuk Kreator Konten
-
Selangkah Lagi! Airlangga Ungkap IEU-CEPA Tinggal Menanti Persetujuan Dewan UE
-
Belanda vs Maroko: Laga Dua Tim Kuda Hitam Menuju Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Logo 5 Abad Dirilis, Jakarta Siap Jadi Kota Global
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Diprakirakan Cerah Berawan dari Pagi hingga Malam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.