Peluang Kerja Kaum Disabilitas Perlu Diperluas

Senin, 28 Sep 2026, 07:55 WIB

JAKARTA – Upaya meningkatkan partisipasi kerja kaum di­sabilitas dinilai menjadi tanggung jawab semua sektor baik pe­merintah maupun swasta.

Pasalnya, dari 17,8 juta penyandang disabilitas di Indonesia, tingkat partisipasi kerja baru menca­pai 23,94 persen.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang dipublikasikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) 2025 menunjukkan kesenjang­an kesempatan kerja yang masih besar, meski kerangka hukum inklusi telah diperkuat.

Sorotan serupa disampaikan International Labour Organi­zation (ILO) pada 2026, bahwa penerjemahan komitmen re­gulasi menjadi hasil nyata di pasar kerja masih menghadapi tantangan dan butuh ekosistem yang melibatkan pemerintah, perusahaan, dan organisasi disabilitas.

Menjawab tantangan tersebut, Great Eastern Life Indonesia meluncurkan The Great Ambassador Project: CETAR (Cause Everyone Is Talented and Reliable) for People with Disabilities bersama Precious One, pada 11 September 2026 di Jakarta.

Direktur Pemasaran Great Eastern Life Indonesia, Roy Hen­drata Gozalie menerangkan, program yang dijalankan melalui GREAT Comfund 2026 ini tidak berhenti pada awareness, te­tapi membuka ruang kerja nyata bagi penyandang disabilitas.

“Melalui CETAR, puluhan karyawan Great Eastern Life men­jadi volunteer dan berkolaborasi langsung dengan teman-teman disabilitas.

Kolaborasi diwujudkan dalam upcycling workshop, di mana kain batik dari seragam lama perusahaan diolah kembali menjadi ratusan pouch bernilai jual,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dalam prosesnya, setiap individu berkontribusi sesuai keterampilan, mulai dari desain dan ilustrasi, pengolahan material, menjahit, hingga quality control.

“Melalui CETAR, kami ingin membawa pemahaman menjadi kolaborasi nya­ta,” ujar Roy.

Momentum program ini sejalan dengan International Week of Deaf People pada 21-27 September 2026 dan Inter­national Day of Sign Languages pada 23 September 2026 ber­tema Declaring Deaf People’s Human Rights.

Great Eastern Life juga menggelar sesi Aku Sahabat Disabilitas bersama Founder Precious One Ratnawati Sutedjo dan Penasehat Pre­cious One Markus Kristianto, yang memberikan pemahaman ragam disabilitas dan pelatihan dasar bahasa isyarat bersama teman Tuli.

Ke depan, CETAR diproyeksikan menjadi kolaborasi berke­lanjutan dengan pelibatan teman disabilitas dalam pembuatan souvenir dan merchandise perusahaan dari material daur ulang, sehingga menciptakan perluasan kesempatan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.