Gunung Lewotobi Kembali Lontarkan Abu Vulkanik
Kamis, 18 Jan 2024, 08:17 WIBJAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kembali adanya erupsi yang melontarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 1.500 meter dari pusat kawah Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki Herman Yosef dalam laporan yang diterima di Jakarta, Kamis (18/1), mengatakan letusan itu terjadi pagi ini pukul 08.23 WITA dengan kolom abu mengarah ke utara dan timur laut.
"Saat laporan ini dibuat erupsi masih berlangsung," kata Herman.
Sejak 9 Januari 2024pukul 23.00 WITAGunung Lewotobi Laki-laki resmi menyandang status Level IV atau Awas. Level IV merupakan status tertinggi gunung api yang mengindikasikan erupsi atau letusan dapat mengancam pemukiman di sekitar gunung api tersebut.
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi dan sektoral 6 kilometer ke arah utara serta timur laut.
Sejak 9 Januari 2024pukul 23.00 WITAGunung Lewotobi Laki-laki resmi menyandang status Level IV atau Awas. Level IV merupakan status tertinggi gunung api yang mengindikasikan erupsi atau letusan dapat mengancam pemukiman di sekitar gunung api tersebut.
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi dan sektoral 6 kilometer ke arah utara serta timur laut.
Selain itumasyarakat diminta agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Jika terjadi erupsi dan hujan abu, kata dia, masyarakat dihimbau untuk tetap berada di dalam rumahdan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kaca mata).
Potensi banjir lahar dingin juga perlu diwaspadai oleh masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki terutama pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan
-
Bandara Hanandjoeddin Batalkan Penerbangan Dampak Erupsi Anak Krakatau
-
Kemendag: Ekspor Kopi Indonesia pada 2025 Cetak Rekor Rp44,87 Triliun
-
Lumayan, Hasil Laga Pembuka PSIM Meraih Satu Poin
-
Segera Berlaku, Pajak Marketplace Dinilai Perlu Dilakukan Otomatis dan Ramah UMKM
-
Tembus Balaraja Hingga Cikarang, Pramono Anung Bocorkan Jadwal MRT Timur-Barat: Presiden Prabowo Siap Resmikan Groundbreaking
-
Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Hilirisasi Sawit Terus Digenjot
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.