Houthi Serang Kapal Dagang AS dengan Rudal di Laut Merah

Rabu, 17 Jan 2024, 00:02 WIB

WASHINGTON - Kelompok Houthi dari Yaman, pada Senin (15/1), menyerang kapal komersial milik Amerika Serikat (AS) dengan rudal balistik anti-kapal. Ini sekaligus menggarisbawahi peringatan bahwa jalur perdagangan terpenting di dunia ini masih terlalu berisiko untuk navigasi.

"Kapal dengan bendera Kepulauan Marshall, Gibraltar Eagle, diserang sekitar pukul 16.00 waktu setempat di Teluk Aden. Tidak ada yang terluka, dan kapal tersebut terhindar dari kerusakan parah dan melanjutkan perjalanannya," kata Komando Pusat Amerika Serikat di platform media sosial X.

Ket. Foto: Kelompok Houthi saat menyerang kapal kargo di Laut Merah. — Sumber: ANSARULLAH MEDIA CENTRE/AFP

Dikutip dari The Straits Times, serangan tersebut menggarisbawahi peringatan dari AS bahwa kapal-kapal harus menjauhi Laut Merah.

Departemen Perhubungan negara itu pada Senin juga mengeluarkan peringatan kepada kapal dagang AS, meminta mereka untuk menghindari kawasan tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pasukan AS dan Inggris melakukan pengeboman pada sasaran-sasaran di Yaman selama beberapa hari terakhir setelah berbulan-bulan serangan terhadap kapal-kapal komersial oleh kelompok Houthi, yang menargetkan kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Israel.

Serangan Berlanjut

Kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru ini, dan juru bicara mereka, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi bahwa mereka akan menargetkan kapal dan kapal perang AS dan Inggris. "Serangan akan terus berlanjut selama Israel melanjutkan serangannya di Gaza," katanya.

Israel telah berjanji menghancurkan Hamas, yang menguasai Gaza dan telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan Uni Eropa, sejak para pejuangnya membunuh 1.200 orang dalam serangan pada 7 Oktober.

Kelompok Houthi memulai serangan mereka pada bulan November, tidak lama setelah pasukan Israel pindah ke Gaza.

Operator Gibraltar Eagle, Eagle Bulk Shipping, membenarkan kapal tersebut terkena proyektil dan mengalami kerusakan terbatas pada ruang kargo sebelum berlayar dari daerah tersebut. Pengiriman Gibraltar membawa produk baja.

Peringatan navigasi, yang diunggah di LinkedIn oleh asosiasi pelayaran internasional terbesar di dunia, Bimco, mengutip saran dari Komando Pusat Angkatan Laut AS.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa ketidakstabilan yang terjadi saat ini dapat berlangsung selama beberapa waktu. "Pasukan koalisi dan Bimco terus merekomendasikan perusahaan pelayaran untuk mempertimbangkan menghindari operasi pelayaran di wilayah tersebut," kata kelompok perdagangan tersebut.

Kantor berita Saba melaporkan, pemerintah Yaman mengkritik serangan Houthi dan menyerukan agar kelompok tersebut ditetapkan sebagai organisasi teroris, dengan mengatakan mereka memanipulasi penderitaan rakyat Palestina untuk agenda mereka sendiri.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.