770 Ribu Guru non-ASN Telah Diangkat Jadi ASN

Rabu, 10 Jan 2024, 03:03 WIB

Kemendikbudristek memastikan untuk menjadikan profesi guru lebih bermartabat, terhormat, dan membanggakan dengan mendorong lahirnya guru berkualitas lewat PPG prajabatan dan rekrutmen guru PPPK.

JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, memastikan pihaknya mengupayakan agar profesi guru lebih bermartabat, terhormat, dan membanggakan. Untuk menjawab visi tersebut, pihaknya mendorong lahirnya guru berkualitas melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan dan rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Ket. Foto: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani dan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), M. Solehuddin (tengah) dalam Pengambilan Sumpah Profesi Bagi Lulusan PPG tahun 2023, di Bandung, Selasa (9/1). — Sumber: Koran Jakarta/M.Ma'ruf

"Hingga tahun ini sudah lebih dari 770 ribu guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi ASN. Kemudian lulusan PPG Pra Jabatan gelombang 1 dan gelombang 2 ini sudah menjadi ASN," ujar Nunuk, dalam Pengambilan Sumpah Profesi Bagi Lulusan PPG tahun 2023, di Bandung, Selasa (9/1).

Dia menyebut kebanggaan akan muncul jika guru mendapat status, kesejahteraan, dan kedudukan yang baik di masyarakat dengan menjadi guru PPPK. Untuk tahun 2024, pemerintah kembali membuka seleksi ASN PPPK guru. "Kita membuka lebih dari 419 ribu formasi di tahun ini," sebutnya.

Pemimpin Pembelajaran

Nunuk mengungkapkan, upaya lainnya adalah menjadikan guru sebagai pemimpin pembelajaran. Hal itu dapat ditempuh salah satunya melalui Pendidikan Guru Penggerak.

Dia berharap, setelah menjadi guru profesional, lulusan PPG bisa menjadi pemimpin di satuan pendidikan dan pengawas sekolah yang akan membimbing kepala sekolah untuk menjalankan tugas dengan baik. Hal tersebut berlaku juga bagi guru yang sudah menjadi ASN PPPK.

"Terbuka peluang bagi bapak ibu guru menjadi kepala sekolah atau pengawas sekolah. Kami sudah membuka ruang lebar untuk guru kompeten menjadi pemimpin di daerah masing-masing," ucapnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi, menilai sudah saatnya guru dikelola badan khusus. Badan tersebut dipimpin oleh orang-orang terpercaya dan memiliki keilmuan mengenai ekosistem guru.

"Dengan tantangan yang luar biasa, mulai kami berpikir guru dikelola oleh badan khusus di bawah Presiden," katanya.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), M. Solehuddin, menekankan, guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensinya. Hal ini penting untuk menjawab tantangan pembelajaran yang ada.

"Tantangan pendidikan menjadi sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya di dalam kelas, tapi di luar kelas yang menuntut guru untuk bisa belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan tantangan tersebut," jelasnya. ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.