Literasi di Indonesia Bermasalah karena Terkendala Ketersediaan Bahan Baca

Minggu, 07 Jan 2024, 20:15 WIB

JAKARTA - Masalah literasi di Indonesia tidak terkendala minat baca yang rendah, tetapi justru disebabkan kurangnya ketersediaan dan sebaran bahan baca.

"Anak-anak antusias pada buku. Pekerjaan rumah untuk literasi bukan minat baca, tapi ketersediaan bahan bacaan," ujar CEO Group of Retail and Publishing Gramedia, Priyo Utomo, dalam acara Kadokawa dan Gramedia Joint Venture Unveiling, di Jakarta, Minggu (7/1).

Ket. Foto: (Tengah) CEO Group of Retail and Publishing Gramedia, Priyo Utomo dan CEO Kadokawa, Takeshi Natsuno, dalam acara Kadokawa dan Gramedia Joint Venture Unveiling, di Jakarta, Minggu (7/1). — Sumber: Muhamad Ma'rup

Dia menilai, data yang ada saat ini terkait literasi tidak benar-benar menunjukkan kondisi yang ada. Menurutnya, tugas ke depan untuk meningkatkan literasi yaitu mengembangkan ekosistem perbukuan. "Kalau tidak ada pengembangannya indonesia akan stagnan. Itu fondasi penting," ucapnya.

Priyo mengungkapkan, untuk mendorong literasi di Indonesia pihaknya berkolaborasi dengan Kadokawa, salah satu perusahaan penerbitan terbesar asal Jepang. Kolaborasi ini melibatkan pendirian sebuah perusahaan penerbitan yang kemudian dikembangkan menjadi bisnis Animation, comic, and games (ACG) berkualitas tinggi.

Dia menambahkan, kolaborasi tersebut mencakup pengembangan platform e-commerce dan digital book. Diharapkan platform tersebut dapat menjadi platform digital buku terbaik di Indonesia. "Konten-konten Jepang cocok untuk market, kultur, dan value indonesia. Ini panjang hubungannya membuat Indonesia menjadi lebih maju melalui jalan literasi," ucapnya.

Publishing and Education Director GoRP Kompas Gramedia Adi Ekatama, dengan adanya kolaborasi ini, kreator dari Indonesia juga bisa dibaca karyanya oleh orang-orang di luar negeri. Menurutnya, cerita rakyat di Indonesia berpotensi untuk dikembangkan dalam kolaborasi tersebut.

"Banyak sekali cerita rakyat yang sangat menarik sekali dan bisa dikembangkan tidak hanya dalam bentuk buku cerita. Namun bisa dikembangkan juga dalam animasi dan game," katanya.

CEO Kadokawa, Takeshi Natsuno, memastikan, pihaknya berkomitmen menciptakan konten hiburan yang inovatif dan memikat. Hal tersebut penting untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan pengalaman hiburan yang luar biasa bagi para penggemar di seluruh dunia," terangnya. (ruf)

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.