Awal 2024 Potensi Hujan di NTB Meningkat, Warga Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Selasa, 02 Jan 2024, 08:55 WIBMATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi hujan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat pada awal tahun 2024, sehingga warga diharapkan tetap waspada bencana hidrometeorologi.
"Tetap waspada bencana hidrometeorologi, karena terdapat potensi peningkatan curah hujan di awal tahun ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara NTB Yuhanna Maurits di Mataram, Selasa (2/1).
Sebagian wilayah NTB terpantau telah memasuki musim hujan 2023/2024 dan sebagian masih berada pada masa peralihan, kata dia,sehingga masyarakat perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal, banjir, dan tanah longsor.
"Selain itu masyarakat dapat memanfaatkan hujan yang turun untuk mengisi penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya," kata Yuhana.
BMKG menyatakan hasil monitoring menunjukkan indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) terpantau berada pada kondisi sedang, sudah berlangsung selama 22 dasarian. Sedangkan kondisi IOD (Indian Ocean Dipole) positif diprediksi menuju netral setidaknya hingga pertengahan tahun 2024.
Sementara untuk El Nino diprediksi terus bertahan pada level sedang hingga awal tahun 2024. Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin baratan, namun angin timuran masih terlihat di sebagian kecil Indonesia bagian utara.
Belokan angin terjadi di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Utara, dan Sulawesi bagian utara. Sistem tekanan rendah terjadi di Laut Natuna Utara. Sedangkan sistem tekanan rendah diprediksi terjadi di Laut Natuna Utara. Analisis pada dasarian II Desember 2023 menunjukkan MJO(Madden Julian Oscillation ) aktif di fase 6 dan 7 dan diprediksi aktif menuju fase 1 dan 2 hingga awal dasarian I Januari 2024.
"MJO berkaitan dengan aktivitas konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PT PP Properti Tbk (PPRO) Meraih Penghargaan Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media
-
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya!
-
Harga Emas Antam Turun ke Angka Rp2,581 Juta Per Gram di Awal Oktober Ini
-
Indonesia Jadi Incaran Investasi Data Center, ESI Ingatkan Soal Listrik dan Energi Bersih
-
Peningkatan produksi bahan baku bioetanol
-
Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa
-
Kembalikan Fungsi Jalan, Pemkot Jakarta Pusat Tata Puluhan PKL di Sekitar Pasar Serdang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.