Kogabwilhan III Rancang Program Prima TNI Mutiara Papua
Kamis, 21 Des 2023, 18:00 WIBJAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Richard Tampubolon meluncurkan program unggulan yaitu Prima TNI Mutiara Papua. Program ini diluncurkan di Pulau Doom, Papua Barat Daya, Kamis (14/12).
Menurut siaran persnya, kamis (21/12), ini merupakan program unggulan yang bertujuan menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Papua, terutama di 10 Wilayah Pembinaan Teritorial (Binter)," ujar Jenderal Bintang tiga tersebut.
Lebih lanjut Letjen TNI Richard mengatakan program itu dilaksanakan sesuai dengan visi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yaitu TNI yang PRIMA, yaitu TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Letjen Richard menambahkan program tersebut akan selalu dikembangkan sesuai dengan tipologi wilayah, di antaranya program peningkatan ekonomi dan sosial guna membangun kapasitas kemandirian SDM, pendidikan, pertanian, dan kesehatan.
Adapun 10 wilayah sasaran saat ini adalah Yonif PR 433/JS di wilayah Mapenduma Kabupaten Nduga, Yonif MR 411/PDW di wilayah Kenyam Kabupaten Nduga, Yonif 7 Marinir di wilayah Kabupaten Yahukimo, Yonif PR 330/PRA di wilayah Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Yonif R 300/BJW di wilayah Ilaga Kabupaten Puncak, Yonif 721/MAKKASAU di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Yonif 631 di wilayah Kabupaten Mimika, Yonif 310/KK diwilayah Kabupaten Pegubin, Yonif 623/BWU di wilayah Kabupaten Maybrat, dan Yonif 133/YS di wilayah Kabupaten Maybrat. Selain sepuluh wilayah tersebut, program juga digelar di Kampung Nayaro dan Kampung Banti Kecamatan Mimika Baru.
"Sesuai visi yang ditegaskan Panglima TNI, maka Kogabwilhan III menjabarkan dengan program Mutiara Papua, pelindung dan perekat bangsa dengan menabur kebaikan menuai masa depan. Kehadiran TNI harus menjadi pelindung dan pemersatu masyarakat di Papua," pungkas Pangkogabwilhan III.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal
-
Saat Kritis Kurang Tenang, Adnan/Indah Gugur
-
Sisa Tubuh Manusia Ditemukan dalam Pencarian 'Backpacker' Belgia yang Hilang di Hutan Belantara Tasmania
-
Pertarungan Sengit Fajar/Fikri dan Leo/Bagas
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
-
Tak Mau Tertinggal, Sulteng Serius Dorong Transisi Energi Hijau
-
Wamentrans: Telang Rejo Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.