Keren Wajib Ditiru, Sampah Plastik di RSU Negara Kabupaten Jembrana Bali Diolah Jadi Kaki Palsu

Minggu, 17 Des 2023, 05:00 WIB

Denpasar - Keren wajib ditiru, berbagai jenis sampah plastik di Rumah Sakit Umum Negara Kabupaten Jembrana Provinsi Bali dapat diolah menjadi kaki palsu, seiring dengan peluncuran bank sampah di rumah sakit itu dan keterlibatan Yayasan Kaki Kita Se-Nusantara (YKKS).

"Dengan adanya bank sampah di RSU Negara, bisa bekerja sama dengan YKKS sehingga sampah-sampah di rumah sakit ini bisa kami olah menjadi kaki palsu untuk pasien yang kakinya diamputasi," kata Aditya selaku Ketua YKKS di Denpasar, Sabtu.

Peluncuran bank sampah sudah dilaksanakan bertepatan dengan HUT ke-89 RSU Negara yang diluncurkan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada Jumat (15/12).

"I Nengah Tamba. Berarti di Indonesia, estimasi umur 20 tahunan sudah menderita diabetes," kata Aditya mengingatkan 15 sampai dengan 30 persen orang menderita diabetes berisiko diamputasi.

Aditya menjelaskan, Yayasan Kaki Kita Se-Nusantara memiliki tiga program utama. Pertama merawat luka diabetes, kedua membuat kaki palsu, dan ketiga mendaur ulang sampah plastik.

"Saat ini YKKS memiliki lima kamar untuk asrama dan terdapat delapan orang disabilitas yang diberdayakan untuk mengolah sampah. Dengan konsep ini, kami memiliki dampak bukan hanya mengolah sampah tetapi berdampak pada lingkungan maupun kesehatan," katar Aditya dalam keterangan tertulisnya itu.

Yang terbaru dari YKKS yakni membuat dan memproduksi kaki palsu dari sampah plastik. Proses kaki palsu dari sampah plastik telah digunakan oleh pasien YKKS dari Pulau Madura.

"Sudah digunakan selama lima tahun, dan hingga kini masih digunakan. Dan itu adalah kaki palsu dari sampah plastik yang pertama. YKKS juga pernah mengirim satu unit meja dan kursi ke sebuah restoran di Singapura yang semuanya bahan bahannya dari sampah," kata Aditya.

Ia mengharapkan RSU Negara setelah adanya bank sampah, dapat mengelola sampah dengan baik sehingga sampah bisa didaur ulang menjadi produk-produk yang bermanfaat untuk rumah sakit.

Misalnya, membuat papan sebagai bahan untuk membuat meja dan kursi, bahkan bisa juga digunakan untuk troli pasien. Proses pembuatan dicairkan pada suhu 250 derajat Celcius. Dengan suhu tersebut diharapkan bakteri bisa hilang sehingga produk menjadi higienis.

"Kami siap menjalin kerja sama dengan RSU Negara untuk mengolah sampahnya sehingga menjadi nilai ekonomis dan menjadi energi baru terbarukan," kata Aditya.

Sementara itu Direktur Utama PT Mulia Karfa Putu Ivan Yunatana mengatakan dengan peluncuran bank sampah, pihaknya siap mengambil dan mengolah sampah plastik di RSU Negara menjadi bahan yang bernilai ekonomis dan juga menjadi sumber energi.

"Sampah manakala berada di tangan orang yang salah maka akan menjadi masalah. Bila berada di tangan pelaku daur ulang, makan akan menjadi sirkular ekonomi dan energi baru terbarukan," kataIvan Yunatana yang juga Founder Bali Waste Cycle.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) Bali dan Nusa Tenggara ini juga menyampaikan pandangannya regulasi tentang pengelolaan sampah di Indonesia sudah cukup memadai.

Pada tingkat nasional sudah ada UU No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah maupun turunannya berupa PP No 27 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik serta Permen 75 Tahun 2019 tentang Road Map Pengurangan Sampah Oleh Produsen. Sementara di tingkat lokal Bali ada Perda No 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

Lalu di era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster ada turunannya berupa Pergub No 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Kemudian didetailkan dalam Pergub 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan SK Gubernur Bali No 381/03-P/HK/2021 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

"Semua regulasi sudah cukup memadai, tinggal bagaimana implementasi dari regulasi tersebut, baik dari pihak produsen, masyarakat penghasil sampah, pelaku daur ulang maupun pemerintah sendiri selaku regulator," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.