Data Terbaru Bencana, Ratusan Rumah di Sukabumi Rusak Terdampak Gempa M4,6
Jumat, 15 Des 2023, 00:22 WIBSukabumi - Data terbaru bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat gempa M4,6 yang terjadi pada Kamis, (14/12) sekitar pukul 06.35 WIB, mengakibatkan ratusan rumah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak.
"Hingga kini kami masih melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak bencana gempa," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Kamis.
Informasi yang dihimpun tim penanggulangan bencana ada empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang terdampak gempa yang berpusat di Kota Bogor tersebut, yakni Kecamatan Kabandungan, Kalapanunggal, Cikembar dan Kadudampit.
Dari empat kecamatan tersebut yang paling parah terdampak gempa yakni Kabandungan, di mana ada ratusan rumah warga yang rusak tersebar di beberapa desa seperti Desa Cihamerang sebanyak 41 rumah rusak (39 unit rusak ringan dan 2 unit rusak sedang) dengan jumlah penyintas 41 kepala keluarga atau 139 jiwa.
Kemudian di Desa Cipeuteuy total ada 137 rumah rusak, dengan rincian 38 rusak ringan, 26 rusak sedang dan tiga rusak berat. Untuk jumlah penyintas masih dalam pendataan. Tidak hanya itu, di desa ini dua unit fasilitas umum rusak dan jalan retak di dua titik.
Di Desa Tugubandung sebanyak 18 rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang dengan jumlah penyintas 21 KK atau 79 jiwa. Di Desa Kabandungan ada 37 rumah rusak ringan dengan jumlah penyintas 37 KK atau 130 jiwa. Desa Mekarjaya sebanyak 18 rumah rusak ringan dan satu rusak sedang. Jumlah penyintas 20 KK atau 70 jiwa.
Selanjutnya dampak gempa di Kecamatan Kalapanunggal tepatnya di Desa Walangsari sebanyak satu unit rumah rusak sedang.
Di Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit satu rumah rusak ringan. Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar ada satu rumah rusak sedang. Tidak ada korban jiwa pada kejadian gempa yang terjadi Kamis pagi.
Sementara Staf Humas PMI Kabupaten Sukabumi Ariel Solehudin mengatakan pihaknya telah merespons kejadian tersebut.
Personel PMI Kabupaten Kabupaten Sukabumi sudah bergabung dengan petugas gabungan lainnyauntuk melakukan pemantauan posko, asesmen serta membantuproses evakuasi.
Selain Itu menyiagakan personel dan satu kendaraan rescue double cabin untuk mempermudah mobilisasi di tempat kejadian. Selain itu juga personel yang ditugaskan sudah dilengkapi dengan perlengkapan pertolongan pertama.
PMI akan terus memantau serta memberikan informasi terkini seputar penanganan gempa ini, katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengecekan Legalitas 1.085 Batang Kayu Bulat di Sungai Kapuas
-
Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Wilayah Magetan Selama Januari 2026
-
Cuaca Ekstrem di Cianjur Akibatkan 16 Rumah Rusak
-
Penyaluran Bantuan Logistik untuk Korban Angin Puting Beliung di Probolinggo
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
Sekda Banten Nilai Pers Miliki Peran Krusial sebagai Penjaga Kebenaran di Tengah Derasnya Arus AI
-
Mulai 6 Maret, Sarinah Hadirkan Promo Malam Berkah Ekstra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.